Momen Berkesan Pertemuan Yoshimi Ogawa dengan Kluivert, Membangun Sepak Bola Indonesia Butuh Kesabaran

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 7 Februari 2025 | 17:48 WIB
Potret momen pertemuan instruktur wasit asal Jepang, Yoshimi Ogawa bersama jajaran tim kepelatihan Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg. (Instagram.com/@erickthohir)
Potret momen pertemuan instruktur wasit asal Jepang, Yoshimi Ogawa bersama jajaran tim kepelatihan Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg. (Instagram.com/@erickthohir)

Ia menegaskan bahwa PSSI berkomitmen membersihkan sepak bola Indonesia dari pengaturan skor serta menerapkan sistem VAR yang lebih baik.

Baca Juga: 5 Fakta Terkini Kasus Penyelundupan yang Diungkap Menko Polkam Budi Gunawan Hingga 351 'Pelabuhan Tikus' Teridentifikasi

"Kami harus membersihkan liga dengan sistem perwasitan yang lebih baik," kata Erick, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas wasit.

"Jika kita bersatu, kerja sama jadi lebih mudah dan bisa membawa sepak bola Indonesia semakin maju," lanjutnya penuh optimisme.

Ogawa sendiri memiliki pengalaman panjang di dunia perwasitan dan pernah menjadi Direktur Perwasitan AFC selama sembilan tahun.

Dengan bantuan tim instruktur wasit, ia diharapkan dapat membawa Liga Indonesia ke level lebih tinggi dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer Besok: Waktunya Mengevaluasi dan Memperdalam Hubungan Asmara

Sebagai bukti komitmen, Ogawa menandatangani kontrak kerja sama dengan PSSI selama tiga tahun, dari 2024 hingga 2027.

Ogawa: Membangun Instruktur Wasit Indonesia Butuh Kesabaran

Dalam lokakarya di Jakarta pada 7 Desember 2024, Ogawa menekankan pentingnya meningkatkan kualitas dan jumlah instruktur wasit di Indonesia.

"Saat ini mustahil mendapatkan 100-200 instruktur, tapi kami sudah memulai kursus dan kini ada 15 instruktur nasional," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pada awal 2025, pihaknya akan mengadakan lokakarya untuk menyusun kurikulum bagi para wasit di Indonesia.

"Kemudian kami akan mengirimkan kurikulum itu ke instruktur tingkat provinsi agar mereka bisa menyelenggarakan kursus," jelas Ogawa.

Baca Juga: Mengungkap Kerugian Negara akibat Penyelundupan, Budi Gunawan Gagalkan Barang Seludupan Senilai Rp480 Miliar

Menurutnya, dalam empat hingga lima tahun ke depan, Indonesia akan memiliki banyak wasit berkualitas di tingkat provinsi.

Namun, ia menegaskan bahwa mewujudkan hal tersebut tidak instan, melainkan membutuhkan waktu dan kesabaran yang panjang.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Garuda Muda Bersiap: Misi Emas di Negeri Gajah Putih

Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:27 WIB
X