sport

Kluivert Gagal Bawa Garuda Terbang Jauh, PSSI Akui Perlu Evaluasi Serius

Minggu, 12 Oktober 2025 | 21:56 WIB
Patrick Kluivert telah melakoni delapan laga bersama timnas Indonesia. (Dok PSSI)

Total pertandingan: 8 laga

  • Menang: 3 kali
  • Seri: 1 kali
  • Kalah: 4 kali
  • Gol memasukkan: 11
  • Gol kemasukan: 15
  • Cleansheet: 4 kali
  • Kemenangan kandang: 3
  • Kemenangan tandang: 0
  • Kemenangan terbesar: vs Taiwan (6–0)
  • Kekalahan terbesar: vs Jepang (0–6)

Baca Juga: Imbas Protes Penolakan, Enam Atlet Israel Batal Tampil Ajang Artistic Gymnastics World Championship 2025 di Jakarta

Adapun rangkaian hasil pertandingan di bawah asuhannya adalah sebagai berikut:

  • Australia 5–1 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • Indonesia 1–0 Bahrain (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • Indonesia 1–0 China (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • Jepang 6–0 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
  • Indonesia 6–0 Taiwan (Uji coba internasional)
  • Indonesia 0–0 Lebanon (Uji coba internasional)
  • Indonesia 2–3 Arab Saudi (Putaran keempat Kualifikasi)
  • Irak 1–0 Indonesia (Putaran keempat Kualifikasi)

Respons Erick Thohir dan Patrick Kluivert Usai Gagal Lolos

Kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 memantik reaksi dari Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Erick menyampaikan apresiasi atas perjuangan skuad Garuda sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026,” tulis Erick, Minggu 12 Oktober 2025.

“Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini. Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Kekalahan Timnas Indonesia Disusul Pemecatan Shin Tae-yong dari Ulsan HD

Erick menilai capaian ini tetap menjadi tonggak bersejarah bagi sepak bola nasional. Ia pun menegaskan, PSSI akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperkuat sistem pembinaan dan kompetisi domestik.

Sementara itu, Patrick Kluivert mengakui bahwa kegagalan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim yang tengah berkembang pesat.

“Semua hasil yang kami raih bagus, dan saya pikir kami telah berkembang pesat sebagai tim, baik secara individu maupun kolektif,” ujar Kluivert, dikutip dari Aawsat.

“Sulit rasanya melihat impian Piala Dunia sirna, setelah semua kerja keras ini,” lanjutnya.

Meskipun langkah Garuda harus terhenti, perjalanan mereka di kualifikasi kali ini tetap menjadi simbol kemajuan dan harapan baru bagi masa depan sepak bola Indonesia. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Garuda Muda Bersiap: Misi Emas di Negeri Gajah Putih

Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:27 WIB