REDAKSI88.com – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata (ASA), meninjau langsung pelayanan kesehatan di Pulau Enggano dalam rangkaian kunjungan kerjanya.
Ia mendatangi Rumah Sakit (RS) Bergerak di Desa Malakoni, Puskesmas di Desa Apoho, serta Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kecamatan Enggano.
Bupati menegaskan komitmennya untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di wilayah kepulauan tersebut.
“Mulai fasilitas dan tenaga medisnya akan kita benahi, karena ini menyangkut hidup orang banyak,” ujar Arie Septia Adinata, Rabu (16/7/2025).
Arie juga mengungkapkan rencana pembangunan gedung baru untuk fasilitas kesehatan, termasuk rumah dinas bagi tenaga medis, yang akan mulai dianggarkan pada tahun 2026.
“Kenapa para dokter enggan untuk mengabdi di Pulau Enggano, salah satunya kurangnya sarana dan prasarana seperti rumah dokter dan perawat belum memadai. Insya Allah tahun depan kita anggarkan,” tambahnya.
Menurut Arie, peningkatan layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin hak masyarakat di wilayah terluar.
Baca Juga: Bupati ASA Gelar Sholat Idul Adha dan Bagikan Santunan di Padang Jaya
“Pulau Enggano bukan lagi daerah tertinggal, ke depannya akan menjadi pulau terdepan dan memiliki hak yang sama untuk diperhatikan,” katanya.
Selain sektor kesehatan, Pemkab Bengkulu Utara juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Enggano. Arie menyebut pihaknya mendorong agar anak-anak Enggano dapat mengakses program beasiswa pendidikan tinggi.
“Harapannya tidak lain, putra dan putri terbaik dari masyarakat Enggano bisa melahirkan orang-orang sukses dan bisa membangun Pulau Enggano menjadi lebih sejahtera,” tandasnya.
Baca Juga: Tersingkir Tanpa Dialog! PWI Jabar Minta Pemkab Indramayu Tinjau Ulang Pengosongan Gedung Graha Pers
Didampingi Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, asisten daerah, dan sejumlah pejabat lainnya, Arie berdialog langsung dengan tenaga medis dan masyarakat guna mengetahui kondisi pelayanan kesehatan secara langsung.
Artikel Terkait
Teka-teki Kematian Diplomat Arya Daru Masih Menjadi Misteri, Kapolri Minta Publik Bersabar
Lagi, Pendaki WNA Terjatuh di Gunung Rinjani, Tim SAR Berhasil Evakuasi Lewat Jalur Udara
MK Tolak Permohonan Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Jadi Sarjana, Tetap Minimal Lulusan SMA
RI Dikenai Tarif Impor 19 Persen oleh AS, Mendag: Justru Ada Peluang Tarik Investasi dan Tingkatkan Ekspor
Tak Etis & Arogan! Pengusiran Wartawan dari Gedung Pemda, PWI Ciayumajakuning: Ini Bukan Soal Aset, Tapi Pembungkaman Kritik Lewat Birokrasi
Tersingkir Tanpa Dialog! PWI Jabar Minta Pemkab Indramayu Tinjau Ulang Pengosongan Gedung Graha Pers
Asfiksia atau Pembungkaman? Analisis Kriminolog Forensik: Ada Tanda-Tanda Tak Wajar di Balik Kematian Arya Daru