"(Korban) bilang 'tidak tau malu'. Terus dia naik ke atas," ucap Alvi.
Kemudian, dalam rekonstruksi ini, Alvi menghabisi nyawa dan memutilasi korban di dalam kamar mandi kos.
Saat ditanya penyidik, ia mengakui proses mutilasi dilakukan selama dua jam tanpa henti.
"Selama 2 jam (memutilasi korban)?" tanya penyidik.
"Iya," jawab Alvi membenarkan.
Baca Juga: Menilik Perjalanan Karir Djamari Chaniago, Dari Militer hingga Jadi Menko Polkam
3. Rencana Liburan Berakhir Tragis
Dalam kesempatan yang sama, Alvi juga menyebut beberapa hari sebelum kejadian, korban sempat meminta kepadanya untuk berlibur ke Pacet, Mojokerto.
Kendati demikian, hal itu diakui baru diturutinya saat TAS sudah tak bernyawa.
Potongan tubuh kekasihnya itu bahkan dibuangnya di tempat yang menjadi rencana vakansi tersebut.
"Sebelumnya korban pernah minta diajak ke Pacet atau tidak?" tanya petugas.
"Pernah, sebulan sampai tiga minggu sebelumnya (kejadian mutilasi). Saya juga rencana mau mengajak adik saya (ke Pacet)," jawab Alvi.
Baca Juga: Dari Inter Milan hingga Kursi Menpora, Begini Rekam Jejak Erick Thohir
4. 37 Adegan Rekonstruksi
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama menyebut sebanyak 37 adegan rekonstruksi yang diperagakan Alvi dalam kasus mutilasi di sebuah kosan Surabaya tersebut.
Hal itu, lanjut Fauzy, mulai pelaku tiba di kosannya hingga membuang potongan tubuh korban ke Pacet, Mojokerto.
"Total reka adegan kita laksanakan ada 37 adegan dimulai dari kedatangan tersangka pulang kembali ke kosannya sampai dengan proses dia melakukan perbuatan pembunuhan," kata Fauzy di lokasi rekonstruksi.
Artikel Terkait
Prabowo Lantik Menko Polkam Baru dan Sejumlah Menteri dalam Reshuffle Kabinet Jilid III
Dari Inter Milan hingga Kursi Menpora, Begini Rekam Jejak Erick Thohir
Menilik Perjalanan Karir Djamari Chaniago, Dari Militer hingga Jadi Menko Polkam
Kilas Balik Hasan Nasbi: Sempat Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatan Kepala PCO, Baru Dikabulkan Prabowo Lewat Reshuffle Kabinet
Lintasan Perombakan Kabinet Prabowo yang Penuh Kejutan: dari Penggantian Mendikti Saintek hingga Pengisian Kursi Menpora