Pada 2021 hingga 2022, Program Percepatan Penurunan Stunting di Bengkulu Utara berada di bawah kendali Dinas Kesehatan, dipimpin oleh Samsul Ma’arif dengan Nova Hendriani sebagai sekretaris.
Baca Juga: Mediasi Konflik PT Agricinal, Warga Bumi Pekal Tetap Berpegang pada Dua Tuntutan yang Belum Dipenuhi
Tahun 2023, program ini beralih ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang kini dipimpin oleh Nova Hendriani, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinas Kesehatan. Namun, perubahan ini belum menunjukkan perbaikan transparansi yang diharapkan.
Dana stunting ini menjadi cermin besar bagi pengelolaan anggaran publik di Bengkulu Utara. Pertanyaan besar masih membayangi, akankah dana miliaran rupiah tersebut mampu mencegah generasi tumbuh kerdil, atau hanya menjadi angka di atas kertas?***
Artikel Terkait
55 Kasus Pelanggaran Netralitas Selama Kampanye, Jawa Tengah di Peringkat Empat Provinsi Rawan dalam Netralitas Kampanye
Kecelakaan dan Misteri Tol Cipularang, Kisah Tragis dan Aura Mistis di KM 90 hingga 100
Konflik Agraria PT Agricinal dan Warga Lima Desa di Bengkulu Utara, Rapat Tertutup Tanpa Peliputan Media
Kisah Korban Selamat dari Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Ungkap Kondisi Jalan hingga Dentuman Keras Truk Tronton
Mediasi Konflik PT Agricinal, Warga Bumi Pekal Tetap Berpegang pada Dua Tuntutan yang Belum Dipenuhi
Prabowo Temui Biden, Bahas Penguatan Kerja Sama hingga Situasi Gaza