Festival resmi ditutup dengan ambengan selamatan suroan, festival kopi, pelepasan 1.000 lampion harapan, serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk, yang menjadi puncak perayaan budaya masyarakat Kemumu.
Pemerintah daerah berharap Kemumu Suro Festival tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga ikon wisata budaya yang memperkuat identitas lokal sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.***