daerah

Pidsus Kejari Bengkulu Utara Masih Memburu Fakta Jejak Skandal Pemotongan Dana Kesehatan

Senin, 11 Agustus 2025 | 22:50 WIB
Kantor Dinas Kesehatan Bengkulu Utara. (Dok. Piliank)

REDAKSI88.com – Isu panas yang mengguncang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Utara terkait dugaan pemotongan anggaran hingga 15 persen tahun 2024 di beberapa bidang membuat publik masih bertanya-tanya.

Apakah ini sekadar mekanisme internal, atau justru praktik gratifikasi yang dibungkus rapi?

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara tidak tinggal diam, untuk menguak kebenaran dugaan ini penyelidik sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa ASN di lingkungan dinas terkait.

Baca Juga: Pengadilan Militer Palembang Vonis Hukuman Mati Kopda Bazarsah atas Penembakan 3 Polisi di Lampung

“Soal Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, saat ini masih dilakukan pendalaman oleh penyelidik Pidsus,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkulu Utara, Andi Febrianda, Senin (11/8/2025).

Selain itu, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sudah dipanggil. Salah satunya, PPTK berinisial NR, mengaku sudah diperiksa penyelidik Kejari Bengkulu Utara..

“Saya sudah dipanggil satu kali oleh pihak kejaksaan,” ujarnya lewat pesan WhatsApp, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga: Mantan Ketua KPK Abraham Samad Pastikan Hadir dalam Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

ASN lain pun mengamini kabar pemanggilan itu, meski memilih bungkam soal identitas.

“Kami juga sudah dipanggil, termasuk beberapa rekan lainnya,” ungkap salah seorang ASN.

Dugaan ini menjadi sorotan publik lantaran menyangkut dana kesehatan yang mestinya digunakan penuh untuk layanan masyarakat. 

Hingga berita ini tayang, Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Anik Khasyanti, belum memberikan konfirmasi apakah dirinya sudah masuk daftar pemeriksaan penyelidik Kejari Begkulu Utara.***

Tags

Terkini