Redaksi88.com – Nama Wali Kota Prabumulih, Arlan, tengah menjadi sorotan publik setelah mencuat dugaan skandal mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah.
Kasus ini bermula dari isu larangan anak kepala sekolah membawa mobil ke area sekolah. Isu tersebut kemudian berkembang dan menimbulkan gelombang kritik terhadap Arlan.
Tak sedikit warganet menilai kebijakan itu arogan jika benar menjadi alasan pencopotan jabatan. Bahkan, perhatian publik kini ikut tertuju pada harta kekayaan Wali Kota Prabumulih tersebut.
Terkini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri laporan harta kekayaan Arlan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pemeriksaan dilakukan tidak hanya sebatas ketepatan waktu pelaporan, tetapi juga keakuratan isi dokumen.
“Kalau kita bicara soal kepatuhan LHKPN, tentu tidak hanya patuh soal waktu pelaporan, tapi juga patuh terkait dengan isinya, apakah yang disampaikan sudah sesuai," ujar Budi kepada awak media di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu, 17 September 2025.
"(Jika) sudah benar, sudah lengkap atau belum, nanti akan dicek dari pelaporan LHKPN yang bersangkutan,” imbuhnya.
Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Kuota Haji 2024, KPK Bongkar Modus Oknum Pemeras Khalid Basalamah
Lebih lanjut, Budi mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam mengawasi harta kekayaan pejabat publik. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting dalam upaya pencegahan korupsi.
“Di situ peran-peran dari masyarakat untuk ikut mengawasi soal kewajaran ataupun kebenaran dari aset yang dimiliki, ya dari profilnya itu apakah sudah sesuai atau belum,” tegasnya.
Dengan perkembangan terbaru ini, publik semakin menaruh perhatian pada dinamika skandal mutasi kepsek yang menyeret nama Wali Kota Prabumulih, Arlan.
Baca Juga: 4 Hakim Sepakat Sebut UU TNI Tak Ada Keterbukaan Publik, Desak Perbaikan Meski MK Tolak Uji Formil
Awal Mula Isu Mutasi
Berdasarkan penelusuran, isu ini berawal dari isu mutasi atau pemindahan Roni Ardiansyah dari Kepsek SMPN 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Senin, 15 September 2025.