REDAKSI88.com - Setelah hampir seharian melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Nur Ichsan (21), mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), yang sebelumnya dilaporkan hilang usai terjatuh dari Jembatan Kembar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah diduga mengalami kecelakaan tunggal dan jatuh ke Sungai Jeneberang.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu dini hari, 11 Oktober 2025, sekitar pukul 01.21 WITA. Berdasarkan keterangan saksi yang juga rekan korban, Asrul Yusuf, mereka sempat bersama di kawasan Tallasalapang, Kota Makassar, sebelum Nur Ichsan memutuskan pulang lebih dulu menuju rumahnya di Kabupaten Gowa.
Baca Juga: Tragedi Pejaten Barat: Eksploitasi Anak Diduga Kaitkan Spa dengan Kematian Perempuan Misterius
“Dia pamit lebih dulu pulang karena sudah larut malam. Saya baru tahu kemudian kalau dia jatuh di Jembatan Kembar,” ungkap Asrul kepada petugas.
Diduga, korban kehilangan kendali saat melintasi jembatan hingga menabrak pembatas jalan. Dari hasil pemeriksaan awal, sepeda motor yang dikendarainya ditemukan tergeletak di pinggir jembatan, sementara korban diketahui tercebur ke sungai di bawahnya.
Laporan dari warga sekitar langsung ditindaklanjuti oleh Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Basarnas Makassar, TNI-Polri, BPBD Gowa, Pemadam Kebakaran Gowa, serta sejumlah relawan SAR lainnya.
Komandan Tim Koordinator Basarnas Makassar, Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa proses pencarian berlangsung intensif selama kurang lebih 18 jam.
“Sudah ditemukan malam tadi. Korban pertama kali terlihat oleh warga di permukaan air. Kami langsung mengerahkan tim menggunakan perahu karet ke lokasi kejadian,” ujar Wawan kepada awak media, Sabtu (11/10/2025).
Menurut Wawan, jenazah korban pertama kali dievakuasi oleh warga menggunakan rakit bambu sebelum mahasiswa UNM itu dipindahkan ke perahu karet milik tim SAR.
Baca Juga: Menyibak Skandal Anggaran: Sebulan, Dinas PUPR Bengkulu Utara Kuras APBD Nyaris Setengah Miliar
“Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian yang sama sesuai laporan awal. Ditemukan sudah tidak bernyawa. Jenazah langsung kami serahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” tambahnya.
Korban ditemukan sekitar 20 meter dari titik awal jatuhnya di Jembatan Kembar. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Dusun Cambaya, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.