Aksi blokade yang berlanjut hingga malam ini tidak sekadar mencerminkan perlawanan terhadap konflik agraria, tetapi juga menjadi simbol keberanian dan keteguhan hati masyarakat Pekal.
Mereka berdiri tegak tanpa kekerasan, memperlihatkan bahwa perjuangan ini bukan hanya tentang tanah, melainkan juga harga diri dan martabat yang tak ternilai. ***