Kedua panitia melakukan verifikasi terhadap kesehatan sapi, umur, dan kelengkapan dokumen.
Ketiga panitia akan melakukan penimbangan sapi guna memastikan bahwa beratnya sesuai dengan kategori yang telah ditentukan.
Keempat tahapan babak penyisihan yakni pengelompokan Sapi-sapi yang lolos seleksi dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan umur, berat, atau kategori lainnya.
Kelima tahapan lomba, yang mana setiap kelompok akan bertanding dalam beberapa heat untuk menentukan pasangan sapi yang akan melaju ke babak selanjutnya.
Keenam memasuki tahapan ke babak final yaitu pasangan sapi terbaik dari setiap kelompok akan bertanding akan diperlombakan kembali di babak final.
Terakhir adalah penentuan juara pada pasangan sapi tercepat dan paling kuat akan dinobatkan sebagai juara.
Dalam perlombaan karapan sapi ada beberapa syarat dan peraturan ditetapkan oleh panitia penyelenggara untuk mengikuti perlombaan.
Pertama sapi harus dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit. Biasanya diperlukan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari dokter hewan.
Kedua batasan umur sapi minimal dan maksimal untuk yang diperbolehkan ikut lomba. Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan mencegah terjadinya eksploitasi terhadap hewan.
Ketiga adalah setiap kategori dalam lomba ini biasanya memiliki batasan berat badan yang berbeda. Tujuannya adalah untuk mengelompokkan sapi yang dilombakan dengan kemampuan yang seimbang.
Keempat tahapan selanjutnya adalah peserta harus melengkapi formulir pendaftaran dan menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti KTP pemilik sapi, SKKH, dan surat izin mengikuti lomba.
Kelima adalah sapi yang diperlombakan harus dilengkapi dengan perlengkapan yang sesuai, seperti pelana, tali kekang, dan roda kereta.
Persyaratan terakhir adalah Joki yang akan mengendalikan sapi harus memiliki keterampilan dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh panitia.***
Artikel Terkait
Mengenal Tradisi Wiwitan
Tradisi Menarik Suku Dani di Lembah Baliem Papua
Mengenal Pulau Swarnadwipa
Suara Dari Ikan Paus Sperma Dapat Membuat Pendengaran Seseorang Tuli Permanen
Besok Hari Raya Galungan, Simak Rangkaian Acaranya
Mengenal Tradisi Tabuik di Pariaman, Ini Sejarahnya