REDAKSI88.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan rampungnya perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa, setelah proses negosiasi yang berlangsung selama satu dekade.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo dalam konferensi pers bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussels, Belgia, pada Minggu, 13 Juli 2025.
"Hari ini kami berhasil membuat terobosan, setelah berunding selama 10 tahun, kami merampungkan perjanjian ekonomi komprehensif (CEPA), yang pada intinya merupakan perjanjian pasar bebas," ujar Prabowo.
Baca Juga: Anies Soroti Absen Presiden RI di PBB: Negara Besar Tak Boleh Diam Hadapi Masalah Global
Presiden menilai kesepakatan ini sebagai capaian besar yang akan membuka jalan bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas dan saling menguntungkan antara Indonesia dan negara-negara anggota Uni Eropa.
"Kami telah menyepakati banyak, banyak perjanjian, yang pada intinya kami akan saling mengakomodir kepentingan ekonomi satu sama lain, dan kami menemukan kepentingan-kepentingan itu saling menguntungkan satu sama lain," imbuhnya.
CEPA sendiri merupakan perjanjian kerja sama komprehensif yang mencakup berbagai sektor, termasuk perdagangan barang, jasa, hingga investasi.
Baca Juga: Jakarta Bukan Sekadar Ibukota: Pesan Tersirat Anies dari Nama Stasiun MRT ‘ASEAN’
Menurut Prabowo, tak ada poin dalam isi kesepakatan yang menjadi perdebatan antara kedua pihak.
"Tidak ada poin-poin perjanjian yang tidak disetujui oleh Indonesia dan Uni Eropa," terang Prabowo dalam konferensi pers tersebut.
Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai rampungnya negosiasi selama 10 tahun ini sebagai sinyal positif di tengah ketidakpastian global yang kian meningkat.
Baca Juga: Bahas Energi Hijau dan Akses Listrik Merata, PT PLN Gandeng JMSI Perkuat Ketahanan Energi Nasional
"Di tengah bangkitnya banyak kebingungan dan instabilitas, saya pikir kita membuat contoh yang baik," tutur Prabowo.
Dengan disepakatinya CEPA, peluang ekspor produk-produk Indonesia ke pasar Eropa diperkirakan akan terbuka semakin luas.***
Artikel Terkait
Anies Baswedan Kritik Prabowo: Bertahun-tahun RI Absen di Forum PBB, Kepala Negara Tak Muncul
Bahas Energi Hijau dan Akses Listrik Merata, PT PLN Gandeng JMSI Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Jakarta Bukan Sekadar Ibukota: Pesan Tersirat Anies dari Nama Stasiun MRT ‘ASEAN’
Usai Liburan dengan Cucu, Bagaimana Kondisi Kesehatan Jokowi? Ini Kata Ajudan
Anies Soroti Absen Presiden RI di PBB: Negara Besar Tak Boleh Diam Hadapi Masalah Global
Beredar Tudingan Foto Liburan Jokowi Tak Asli, Begini Kata Ajudan