Redaksi88.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali membuat gebrakan baru melalui kebijakan tarif balasan atau resiprokal terhadap negara mitra dagang AS.
Trump sebelumnya mendapat sorotan tajam atas kebijakan perdagangan agresifnya, termasuk penerapan tarif balasan terhadap berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.
Kini, Trump mengumumkan penerapan tarif sebesar 100 persen terhadap film-film Hollywood yang diproduksi di luar wilayah Amerika Serikat.
Ia menilai, industri perfilman AS, terutama Hollywood, telah “dirusak” oleh maraknya pembuat film dan studio asal AS yang memilih memproduksi film di luar negeri.
"Saya memberikan wewenang kepada Departemen Perdagangan dan Perwakilan Dagang AS, segera memulai proses penerapan tarif 100 persen untuk semua film yang masuk ke negara kita yang diproduksi di luar negeri," tegas Trump sebagaimana dilansir dari laman resmi Truth Social Trump @realDonaldTrump yang diposting pada Senin, 5 Mei 2025.
Baca Juga: Poin Diskusi Sri Mulyani dan Menkeu China, Dari Nego Tarif Trump hingga Inisiatif ASEAN+3
Kebijakan tarif tersebut diumumkan tak lama setelah China menanggung beban akibat kebijakan perdagangan Trump, yakni tarif impor sebesar 145 persen untuk berbagai produk.
Menanggapi hal itu, pemerintah China mengklaim telah mulai mengurangi impor film dari Hollywood sejak April 2025.
Trump menyatakan, industri film AS kini tengah berada dalam situasi yang sulit secara ekonomi.
Baca Juga: Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran, Menko Airlangga Ungkap Proyek AZEC RI-Jepang
Ia bahkan menuding beberapa negara secara aktif memberikan insentif agar para pembuat film AS pindah produksi ke luar negeri.
"Industri film di Amerika SEKARAT dengan kematian yang sangat cepat. Negara-negara lainnya menawarkan segala macam insentif untuk menarik para pembuat film dan studio film kita menjauh dari Amerika Serikat," tegasnya.
"Hollywood, dan banyak daerah lainnya di AS, sedang mengalami kehancuran," sambungnya.***