Redaksi88.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan akan menganugerahkan Bintang Kehormatan kepada tokoh filantropi dunia sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates.
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan kontribusi besar Gates dalam bidang kemanusiaan, terutama pada sektor kesehatan di Indonesia dan berbagai negara lainnya.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat bertemu Bill Gates dalam kunjungan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (7/5) pagi.
Baca Juga: Bayi Meninggal Dunia Usai Persalinan, Seorang Ayah Lakukan Aksi Demo Sendirian di RSUD Karawang
Dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh penghormatan, Prabowo menekankan bahwa kontribusi Gates telah memberikan dampak nyata terhadap upaya Indonesia dalam memberantas penyakit endemik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Dukungan Anda terhadap Indonesia sangat nyata dan langsung. Sejak 2009, lebih dari US$159 juta disalurkan, sebagian besar untuk sektor kesehatan," ujar Prabowo.
Ia menambahkan, berkat dukungan Bill Gates, Indonesia mampu memperkuat kapasitas produksi vaksin secara signifikan.
Salah satu pencapaian besar adalah keberhasilan Bio Farma menjadi salah satu produsen vaksin terbesar dunia, dengan kapasitas produksi mencapai 2 miliar dosis per tahun yang digunakan di 42 negara dan menjangkau lebih dari 902 juta jiwa.
Selain itu, Gates juga berperan dalam mendorong pengembangan vaksin TBC dan malaria, dua penyakit yang masih menjadi ancaman serius di Indonesia.
TBC, misalnya, masih menyebabkan hampir 100.000 kematian setiap tahun di Tanah Air.
Baca Juga: Hangatnya Pertemuan Prabowo dan Bill Gates di Istana Merdeka, Jemput Sejak Turun dari Kendaraan
Oleh karena itu, keterlibatan Gates dalam uji coba vaksin TBC di Indonesia menjadi harapan besar dalam menekan angka kematian akibat penyakit tersebut.
"Saya akan menggelar rapat dewan tanda kehormatan karena saya ingin, atas nama bangsa Indonesia, memberi bintang tertinggi untuk salah satu warga negara asing atas jasa-jasanya membantu rakyat Indonesia dan dunia," lanjut Prabowo.