Wujudkan Pendidikan Merata, Prabowo Buka 35 Sekolah Asrama bagi Anak Keluarga Kurang Mampu Mulai Juli 2025

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Rabu, 7 Mei 2025 | 08:25 WIB
Momen Presiden RI, Prabowo Subianto di acara Halal Bihalal Purnawirawan TNI Angkatan Darat yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5).  (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Momen Presiden RI, Prabowo Subianto di acara Halal Bihalal Purnawirawan TNI Angkatan Darat yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5). (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

Redaksi88.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto, mengumumkan langkah strategis pemerintah untuk membuka 35 sekolah berasrama pada Juli 2025

Sekolah-sekolah ini dirancang untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu dan menjadi tahap awal dari program 100 sekolah berasrama yang digagas guna memutus rantai kemiskinan antar generasi di Tanah Air.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Halal Bihalal Purnawirawan TNI Angkatan Darat yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5). 

Baca Juga: Perkuat Hubungan Internasional, Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 8 Dubes Negara Sahabat di Istana Merdeka

Prabowo menyatakan komitmennya untuk membuka akses pendidikan yang setara bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi paling rentan. 

Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang berprestasi secara akademik, tetapi bagi anak-anak yang paling membutuhkan.

“Biasanya sekolah berasrama itu untuk yang terpintar. Saya akan bangun sekolah berasrama untuk keluarga yang paling tidak mampu,” ujar Prabowo. 

“Karena saya bertekad untuk memutus rantai kemiskinan. Kalau bapaknya pemulung, anaknya tidak boleh jadi pemulung. Kalau bapaknya tukang becak, anaknya tidak boleh begitu juga.” sambungnya.

Baca Juga: Apresiasi untuk Pengabdian, Dandim 0423/BU Resmi Lepas 14 Prajurit TNI dan 2 PNS yang Purna Tugas

Presiden juga menampilkan profil seorang anak bernama Naila, calon peserta program ini. Menurutnya, Naila mewakili jutaan anak Indonesia yang hidup dalam keterbatasan. 

Dengan kondisi rumah seadanya dan penghasilan orang tua yang tak sampai Rp1 juta per bulan, Naila tetap menunjukkan keceriaan di tengah segala kekurangan. Itulah yang menggetarkan hati Prabowo.

“Sisa hidup saya adalah untuk mengubah nasib anak-anak seperti Naila,” ucapnya. “Kalau ada yang tanya, ‘apa mungkin?’ Ya, kita buktikan. Dengan sekeras-kerasnya. Hanya dengan keberanian, tekad, dan keyakinan.”

Dalam proses seleksi peserta didik, Prabowo menegaskan bahwa seleksi akan dilakukan secara ketat dan adil. 

Baca Juga: KPK Targetkan Pemerintah Daerah Patuh Standar MCP 2025 untuk Tata Kelola Bersih

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Tim Media Presiden Prabowo Subianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X