Redaksi88.com – Seorang ayah menggelar unjuk rasa seorang diri di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.
Pria tersebut diketahui bernama Edwin Septian, warga Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat.
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung pada Senin (5/5/2025), di mana Edwin berdiri di depan lobi rumah sakit sambil memegang toa dan menyuarakan tuntutannya.
Ia meminta penjelasan dan pertanggungjawaban atas meninggalnya bayi yang baru saja dilahirkan oleh istrinya.
Edwin mendesak pihak rumah sakit, khususnya tenaga kesehatan yang menangani istrinya saat persalinan, untuk turun langsung menemuinya dan memberikan penjelasan.
Aksi ini sempat menyita perhatian petugas Satpol PP dan kepolisian yang kemudian mendekatinya.
Tak berselang lama, Direktur Utama RSUD Karawang, Andi Sariful Alam, turun menemui Edwin di lobi rumah sakit dan mengajaknya berdialog di aula.
Meski sempat menolak, Edwin akhirnya bersedia dengan syarat rekan-rekannya juga diperbolehkan ikut dalam audiensi tersebut.
Baca Juga: Hangatnya Pertemuan Prabowo dan Bill Gates di Istana Merdeka, Jemput Sejak Turun dari Kendaraan
Edwin menduga terjadi kesalahan dalam penanganan medis saat proses persalinan yang menyebabkan bayinya yang lahir pada 29 April 2025 meninggal dunia.
Bayi tersebut merupakan anak pertama yang telah mereka nantikan selama lima tahun.
“Dan sudah saya kaji juga secara menyeluruh, dan memang benar ada beberapa kelalaian terhadap penanganan pada ibu hamil yang seharusnya tidak seperti itu, yang menyebabkan bahaya janin,” kata Edwin.
Artikel Terkait
Apresiasi untuk Pengabdian, Dandim 0423/BU Resmi Lepas 14 Prajurit TNI dan 2 PNS yang Purna Tugas
Perkuat Hubungan Internasional, Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 8 Dubes Negara Sahabat di Istana Merdeka
Wujudkan Pendidikan Merata, Prabowo Buka 35 Sekolah Asrama bagi Anak Keluarga Kurang Mampu Mulai Juli 2025
Usulan Pemakzulan Gibran Mencuat, Mahfud MD: Sangat Sulit Terjadi Secara Politik
Hangatnya Pertemuan Prabowo dan Bill Gates di Istana Merdeka, Jemput Sejak Turun dari Kendaraan