Pengejaran WNI yang Masih Buron
Saat ini, seorang WNI masih buron setelah satu tersangka ditangkap. Aparat Malaysia menduga ia memiliki keterlibatan langsung dalam insiden ini.
Selain itu, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, berdasarkan keterangan saksi dan analisis kapal.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok: Panduan Lengkap untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, dan Capricorn
Pemeriksaan terhadap Aparat Malaysia
Datuk Hussein Omar Khan mengungkapkan bahwa 14 saksi dari APMM telah diperiksa dalam penyelidikan kasus ini.
"Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk mereka yang mengeluarkan senjata api, juga akan dipanggil," ujarnya.
Menlu Sugiono: Kasus Masih dalam Proses Penyelidikan
Saat menghadiri peresmian Jakarta Murugan Temple di Jakarta Barat pada Minggu, 2 Februari 2025, Menlu Sugiono memberikan perkembangan terbaru kasus ini.
"Karena semuanya masih dalam proses pengumpulan keterangan," ujarnya kepada awak media.
Ia menambahkan, "Dari empat korban lainnya, dua masih dirawat di rumah sakit, sementara dua lainnya sudah sehat."
"Tadinya ada dua kritis, yang pertama sudah keluar dari masa kritisnya, sementara satu lagi dalam tahap pemulihan," jelasnya lebih lanjut.
Baca Juga: Cara Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Tanpa BPJS Kesehatan
Presiden Prabowo Ingatkan Bahaya Masuk ke Negara Asing Secara Ilegal
Dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2025 pada Kamis, 30 Januari 2025, Presiden Prabowo mengingatkan WNI agar tidak masuk ke negara lain secara ilegal.
"Tapi sekali lagi saya ingatkan, bahwa jangan mau ikut-ikut kegiatan ilegal," kata Presiden Prabowo.
"Kalau nyelundup ke negara asing, risikonya negara asing akan bertindak, jadi rakyat kita jangan mau dibohongi oleh sindikat-sindikat yang berjanji ini, berjanji itu," lanjutnya.
Ia menegaskan, "Kita waspada, kita ingatkan, tapi kita juga yakin bahwa pihak Malaysia akan melaksanakan penyelidikan yang terbaik."****