internasional

Korban Penembakan Aparat Malaysia Bertambah, Satu WNI yang Koma Meninggal Dunia

Rabu, 5 Februari 2025 | 17:05 WIB
Foto ilustrasi pistol untuk menembak. (Pixabay/Brett_Hondow)

Kelima korban diketahui merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menggunakan jalur ilegal untuk masuk ke Malaysia.

Satu korban berinisial B telah dimakamkan di Riau, sementara dua lainnya, HA dan MZ, dalam kondisi stabil dan bisa bersaksi.

Kedua korban yang selamat menegaskan bahwa mereka tidak melakukan tindakan penyerangan terhadap aparat APMM.

Korban lainnya, MH asal Aceh, sudah dipindahkan ke kamar biasa setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif.

Korban terakhir, yang meninggal dunia, sempat dalam kondisi kritis setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal akibat tembakan.

Baca Juga: Anggaran Kemenag Dipotong Rp14 Triliun, Menag Nasaruddin Umar Cari Solusi agar Program Tetap Berjalan

Aparat Malaysia Tangkap Satu WNI, Satu Lainnya Masih Buron

Kepolisian Malaysia menangkap seorang WNI yang diduga terlibat dalam insiden penembakan pada Sabtu, 1 Februari 2025.

Menurut Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan, tersangka berusia 35 tahun dan masuk Malaysia dengan status turis.

“Tersangka masuk ke Malaysia sebagai turis dan kami menahannya untuk membantu penyelidikan,” kata Hussein kepada Harian Metro.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 22:30 waktu setempat, sementara satu WNI lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Pihak berwenang Malaysia juga menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain berdasarkan keterangan saksi dan analisis ukuran kapal.***

Halaman:

Tags

Terkini