Anggaran Kemenag Dipotong Rp14 Triliun, Menag Nasaruddin Umar Cari Solusi agar Program Tetap Berjalan

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Rabu, 5 Februari 2025 | 13:13 WIB
Menteri Agama, Nasaruddin Umar.  (Instagram.com/nasaruddin_umar)
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Instagram.com/nasaruddin_umar)

REDAKSI88.com, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menghadapi tantangan besar setelah anggarannya dipangkas sekitar Rp14 triliun.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan pihaknya tengah mencari solusi agar berbagai program strategis tetap berjalan tanpa hambatan.

"Insya Allah, kami punya cara untuk mengatasi persoalan ini. Kami masih sangat optimis. Pendiri bangsa kita dulu tanpa dukungan APBN bisa berbuat banyak dan berbuat besar. Jadi jangan takut," ujar Menag usai menghadiri Sarasehan Ulama NU di Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Baca Juga: Pilu Istri yang Selamat dari Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi: Suami Saya Sempat Keluar dari Mobil untuk Datangi Petugas E-Toll

Menag menjelaskan bahwa pemotongan anggaran ini merupakan bagian dari efisiensi yang diinstruksikan oleh pemerintah.

Kemenag saat ini tengah meninjau ulang pos anggaran yang akan dikurangi, seperti perjalanan dinas dan beberapa pengeluaran lain yang telah diatur dalam Instruksi Presiden serta Surat Menteri Keuangan.

Namun, Menag memastikan bahwa program yang dinilai produktif dan berdampak luas bagi masyarakat tetap akan dijalankan.

Baca Juga: Wapres Gibran Pantau Langsung Program MBG di Depok, Anak-anak Lahap Menyantap Menu Hari Ini

"Program yang benar-benar perlu dan produktif akan tetap jalan. Insya Allah, kami akan menemukan solusi dan angka yang tepat, sehingga tidak ada program yang terhambat," tegasnya.

Menghadapi pemangkasan anggaran, Kemenag berupaya mencari berbagai opsi alternatif dalam pengelolaan keuangan.

Nasaruddin Umar menilai bahwa situasi ini harus dilihat sebagai peluang untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi dalam menjalankan program kementerian.

Baca Juga: Kisruh Gas Elpiji 3 Kg, Respons Menteri Bahlil Saat Menghadap Prabowo dan Arahan Terbaru Presiden untuk Pengecer

"Tantangan kita adalah menciptakan opsi-opsi yang berlapis untuk mengatasi persoalan ini," tambahnya.

Dengan strategi efisiensi dan inovasi, Kemenag berharap seluruh program yang telah dirancang tetap dapat berjalan efektif meskipun mengalami keterbatasan anggaran.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X