REDAKSI88.com - Kementerian Luar Negeri RI melaporkan perkembangan terbaru terkait insiden penembakan lima WNI oleh aparat Malaysia.
Salah satu korban yang sebelumnya dalam kondisi koma akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Idris Shah Serdang.
Informasi ini disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kemenlu, Judha Nugraha, dalam keterangan resminya pada Selasa, 4 Februari 2025.
Sebelumnya, diberitakan bahwa lima WNI ditembak di Malaysia, satu meninggal dunia, dan empat lainnya menjalani perawatan.
Namun, pada Selasa (4/2), korban yang sempat menjalani operasi akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.
“Almarhum telah menjalani operasi pengangkatan ginjal karena terkena peluru, namun kondisinya terus memburuk,” kata Judha.
Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Minta Insiden Penembakan WNI Tak Ganggu Hubungan Indonesia dan Malaysia
Identitas Korban yang Meninggal Belum Teridentifikasi
Hingga saat ini, identitas korban yang baru meninggal dunia belum dapat dipastikan karena tidak memiliki dokumen pribadi.
KBRI Kuala Lumpur tengah melakukan proses identifikasi menggunakan rekam biometrik guna mengetahui identitasnya.
“Sesama WNI yang dirawat di RS Idris Shah Serdang juga tidak mengenal detil data Almarhum,” ujar Judha Nugraha.
Ia menambahkan bahwa KBRI Kuala Lumpur akan terus berupaya memastikan identitas korban dengan berbagai metode identifikasi.
Baca Juga: Update Kondisi Korban Penembakan WNI di Malaysia, Satu Orang Masih Belum Teridentifikasi
Kronologi Penembakan Lima WNI oleh Aparat Malaysia
Sebanyak lima WNI menjadi korban penembakan aparat Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) pada 24 Januari 2025.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat di wilayah perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.
Artikel Terkait
Wapres Gibran Pantau Langsung Program MBG di Depok, Anak-anak Lahap Menyantap Menu Hari Ini
4 Fakta Terkini Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Termasuk Kondisi 19 Korban yang Dilarikan ke RSUD Ciawi
Pilu Istri yang Selamat dari Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi: "Suami Saya Sempat Keluar dari Mobil untuk Datangi Petugas E-Toll"
Anggaran Kemenag Dipotong Rp14 Triliun, Menag Nasaruddin Umar Cari Solusi agar Program Tetap Berjalan
Prabowo dan Jusuf Kalla Santap Siang, Bahas Gabah hingga Stok Pangan Jelang Ramadan
Belum Dinaturalisasi PSSI, Kiper Serie B Ini Jadi Sorotan Setelah Palermo Sebutnya 'Orang Indonesia'