REDAKSI88.com - Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1 Maret 2025, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Keputusan ini diambil untuk mengatasi perbedaan pemahaman dan memperkuat identitas global umat Islam.
Menanggapi hal ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa penetapan awal puasa oleh Muhammadiyah merupakan hak organisasi tersebut.
Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Ramadan 2025?
Beliau juga menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menggelar sidang isbat untuk menentukan tanggal pasti awal puasa Ramadan.
"Itu haknya [Muhammadiyah]. Kita menunggu [sidang isbat untuk penetapan 1 Ramadan]," ujar Menag kepada wartawan, di Gedung Kementerian Agama, Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025).
Dengan demikian, saat ini terdapat dua penanggalan berbeda untuk awal puasa Ramadan.
Baca Juga: Permata yang Terus Dicari
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 1 Maret 2025, sementara pemerintah masih akan menentukannya melalui sidang isbat.
Untuk diketahui, Muhammadiyah memilih menggunakan KHGT karena dianggap lebih akurat dan konsisten dalam menentukan awal bulan hijriyah.
Seperti kutipan dari laman resmi Muhammadiyah, "Dengan adopsi KHGT, Muhammadiyah juga mengantisipasi tantangan perbedaan pemahaman dan budaya dalam menentukan hari-hari besar Islam serta memperkuat identitas global umat Islam."
Baca Juga: Kisah Sahabat yang Selalu Membuat Rasulullah SAW Tertawa
Sementara itu, pemerintah Indonesia masih menggabungkan metode hisab dan rukyat.
Kendati terdapat perbedaan dalam penetapan awal puasa Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah.
Artikel Terkait
Kisah Sahabat Rasulullah SAW yang Diperebutkan Para Bidadari
Inilah Keutamaan Bersedekah yang Wajib Diketahui
Segera Lunas, Amalan Doa Untuk Melunasi Hutang
Kisah Sahabat yang Selalu Membuat Rasulullah SAW Tertawa
Permata yang Terus Dicari
Kapan Mulai Puasa Ramadan 2025?