REDAKSI88.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi mengubah pelat nomor mobil Lexus miliknya dari B 2600 SME (Jakarta) menjadi D 901 DM (Jawa Barat).
Pergantian ini dilakukan bersamaan dengan proses mutasi kendaraan dari DKI Jakarta ke Jawa Barat, sebagaimana tercatat dalam laman Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar.
Berdasarkan data Bapenda, mobil putih tersebut kini dikenakan pajak sebesar Rp35,4 juta.
Keputusan ini menuai perhatian publik, terutama setelah Dedi mengaku bahwa kendaraannya masih dalam status kredit dan sebelumnya belum bermutasi ke Jawa Barat.
Dalam video TikTok yang diunggah pada 21 April 2025, Dedi menjelaskan bahwa proses mutasi sempat tertunda karena mobil masih dalam pengawasan leasing.
"Mobil itu masih berpelat Jakarta dan belum lunas. Karena masih kredit, leasing sedang mengurus proses mutasinya," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa begitu mutasi selesai, seluruh tunggakan pajak di DKI Jakarta akan dilunasi.
"Nanti semua kewajiban pajak di Pemda DKI akan dibayar," tambahnya.
Namun, alasan utama pergantian plat bukan sekadar urusan pajak, melainkan pertanggungjawaban moral sebagai Gubernur Jabar.
Baca Juga: Kenaikan Opsen Pajak Kendaraan Ancam Industri Otomotif dan Daya Beli Masyarakat, Kritik Menguat
"Sebagai Gubernur Jawa Barat, tidak pantas jika saya masih menggunakan plat Jakarta. Saya ingin pajak kendaraan saya disetor ke Jabar agar manfaatnya kembali ke masyarakat sini," ujarnya.
Dedi mengklaim kebiasaan ini sudah dilakukannya sejak menjabat Bupati Purwakarta.
"Dulu semua kendaraan saya berplat Purwakarta. Sekarang sebagai Gubernur, wajib hukumnya pakai plat Jabar," tegasnya.
Artikel Terkait
Kopassus Minta Maaf atas Video Viral Prajurit Berfoto dengan Hercules
Kenaikan Pajak Kendaraan di Jateng Capai 48 persen, Ahli Khawatirkan Dampak pada Konsumen dan Industri Otomotif
Kisah Pilu di Balik Rekayasa Penculikan: Ibu Arlin Akui Motif Kerinduan Anak pada Ayahnya
Kenaikan Opsen Pajak Kendaraan Ancam Industri Otomotif dan Daya Beli Masyarakat, Kritik Menguat
Lisa Mariana Minta Bayaran Rp150 Juta untuk Satu Episode Podcast, Pablo Benua Keberatan: Artis Kelas Apa yang Segitu?