Kopassus Minta Maaf atas Video Viral Prajurit Berfoto dengan Hercules

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 26 April 2025 | 21:59 WIB
Viral di media sosial video Kopassus berfoto dengan Hercules Rosario Marshal, Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Djon Afriandi buka suara.   (X @islah_bahrawi)
Viral di media sosial video Kopassus berfoto dengan Hercules Rosario Marshal, Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Djon Afriandi buka suara. (X @islah_bahrawi)

REDAKSI88.com - Beberapa waktu lalu, beredar video viral yang menampilkan sejumlah prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD berfoto bersama Rosario de Marshall atau Hercules.

Menanggapi hal tersebut, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi secara resmi meminta maaf kepada publik dan pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan insiden tersebut.

Permintaan maaf ini disampaikan Djon saat menjawab pertanyaan awak media pada Sabtu (26/4).

Baca Juga: Ramai Usulan Solo Jadi Daerah Istimewa, Akhirnya Terungkap Siapa Penggagasnya

Ia mengakui bahwa tidak semua pihak menerima tindakan para prajurit tersebut, bahkan sebagian keluarga besar Kopassus turut menyayangkan kejadian ini.

"Kepada seluruh atasan, senior, rekan prajurit Korps Baret Merah, serta masyarakat yang mencintai dan memiliki harapan besar bagi Kopassus, saya selaku pribadi dan Danjen Kopassus memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Mayjen Djon menjelaskan bahwa video tersebut diambil dalam sebuah acara yang diselenggarakan Kopassus, di mana Hercules hadir atas undangan salah seorang pejabat.

Baca Juga: Kerap Tuai Kontroversi, Tapi Kenapa Justru Jokowi yang Diutus Presiden Prabowo ke Pemakaman Paus Fransiskus?

Saat itu, beberapa personel Kopassus tanpa pikir panjang mengajaknya berfoto bersama.

"Mereka tidak menyangka dampaknya akan sebesar ini. Fotonya sendiri sebenarnya tidak masalah, tetapi momennya yang kurang tepat karena para prajurit mengenakan seragam lengkap di acara khusus," jelasnya.

Djon mengakui bahwa banyak pihak, termasuk kalangan internal Kopassus, yang tidak menerima tindakan tersebut. Sebagai pemimpin tertinggi di satuan tersebut, ia pun meminta maaf kepada semua yang merasa terganggu.

Baca Juga: Airlangga Ungkap Negosiasi Tambahan Impor Migas dari AS Masih Berjalan, Demi Tekan Tarif Resiprokal Trump

"Kami akan segera melakukan perbaikan, termasuk pembinaan lebih intensif kepada prajurit dan peningkatan pemahaman tentang situasi terkini. Kami juga akan introspeksi diri sebagai pimpinan, mungkin ada informasi yang belum tersampaikan dengan baik," tegasnya.***

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X