Investasi di sektor lain juga terus berkembang. EcoPro, misalnya, telah menginvestasikan hampir US$500 juta di Morowali untuk pembangunan fasilitas produksi katoda prekursor dan smelter nikel.
Sementara itu, KCC Glass Corporation, yang telah beroperasi di Kawasan Industri Batang, berencana melakukan ekspansi.
Berikut daftar perwakilan perusahaan Korea Selatan yang hadir dalam pertemuan tersebut:
- Dong Bin - Lotte Corporation
- Chang Beom - Federation of Korean Industries (FKI)
- Jae Keun - KB Financial Group
- Sung - Hyundai Motor Group
- Sung Lae - POSCO Holdings
- Chea Bum - Hanwha General Insurance
- Chun Sung - LX International
- Sanghyun - LOTTE Shopping
- In Soo - SPC Group
- Young Joo - Chong Kun Dang Pharm
- Ho Jun - EcoPro
- Jong Oh - KCC Glass Corporation
- Han Sang - KBI Group
- Seung Joo - SK Plasma
- Chai Ho - LS MTRON
- Young Joo - Poongsan Corporation
- Hee Joon - HD Hyundai XiteSolution
- Joo Wan - MegazoneCloud
- Young Jun - LOTTE Chemical Corporation
FKI merupakan asosiasi industri besar di Korea Selatan yang beranggotakan 420 perusahaan, termasuk Samsung Electronics, Hyundai Motor, LG, dan POSCO.
Organisasi ini mencakup berbagai sektor, dengan 38,1% bergerak di manufaktur, 8,6% di grosir dan ritel, serta 6,4% di jasa bisnis.***
Artikel Terkait
Klaim Pemotongan Anggaran Porsi Makan MBG Kalibata, Ini Penjelasan Yayasan MBN
Kisruh Pembayaran Mitra MBG Kalibata Tak Kunjung Usai, Yayasan MBN Ungkap Butuh Data Pendukung Sebelum Proses Transfer
Istana Buka Suara Soal Konten Monolog Wapres Gibran di Medsos, Ini Alasannya
Yayasan MBN Bantah Tuduhan Niat Jahat Soal Tunggakan Bayar MBG Kalibata: Tuduhan Nggak Berdasar
Yayasan MBN Janji Bayar Langsung ke Mitra MBG Kalibata, Tapi Tutup Mulut Soal Jumlah Pastinya
Pj Sekda Lampung Selatan Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Dapatkan Pembebasan Denda dan Tarif Progresif