Viral Bocah 15 Tahun Gowes dari Brebes untuk Temui Dedi Mulyadi: “Sekolah Berhenti karena Tak Ada Uang, Orang Tua Sudah Tak Ada”

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Selasa, 10 Juni 2025 | 17:00 WIB
Tangkapan layar bocah 15 tahun yang mengayuh sepeda dari Brebes ke Subang untuk menemui Dedi Mulyadi.  (Instagram.com / @say_tteh)
Tangkapan layar bocah 15 tahun yang mengayuh sepeda dari Brebes ke Subang untuk menemui Dedi Mulyadi. (Instagram.com / @say_tteh)

REDAKSI88.com – Jagat media sosial dibuat haru oleh kisah seorang remaja bernama Adnan Prasetyo (15), yang viral usai videonya beredar luas saat ia mengayuh sepeda dari Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah menuju Subang, Jawa Barat.

Tujuan perjalanannya bukan lain untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @say_tteh, Adnan tampak memperlihatkan secarik kertas bertuliskan alamat, yang ia serahkan kepada seseorang di depan kediaman Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Alarm Hotel Arab Saudi Bunyi, Jemaah Haji Indonesia Panik di Lantai 19 Ternyata Gegara Ini

Namun sayangnya, pria yang kerap disapa Kang Dedi tersebut sedang tidak berada di tempat karena sedang libur.

Meski belum sempat bertemu, perjuangan Adnan menyentuh hati banyak warganet. Remaja ini diketahui sudah tidak memiliki orang tua, dan terpaksa menghentikan pendidikannya sejak kelas dua SMP karena kondisi ekonomi keluarga.

"Mau ketemu Pak Mulyadi (Dedi Mulyadi)," ucap Adnan dalam video itu.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Oknum Polisi, Pria di Cianjur Mengadu ke Dedi Mulyadi, Polres Angkat Bicara

Ketika ditanya dari mana ia berasal, ia menjawab dengan tenang, "Dari Jawa Tengah."

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini tidak lagi bersekolah. "Sekolah udah keluar dari kelas dua SMP, sekarang harusnya udah kelas 1 SMA," jelasnya.

Adnan juga menyampaikan bahwa kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Sementara itu, ia tidak tahu keberadaan anggota keluarga lainnya.

Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Naik, Tepat di Bawah Vietnam Jika Menang Lawan Jepang

"Orang tua sudah enggak ada, saudara ada tapi di Jakarta enggak tahu ada di mana," katanya dengan suara lirih.

Dalam momen yang sama, Adnan menyampaikan salam langsung kepada Dedi Mulyadi dengan penuh harap.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X