Redaksi88.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengaku menjadi korban salah tangkap oleh oknum polisi di Cianjur ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar di TikTok, pria itu tampak menunjukkan luka di bagian wajah sambil menyampaikan keluh kesahnya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Banyak Jemaah Haji Indonesia Tak Dapat Tenda di Arafah, Ini Penjelasan Kemenag
Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @E.suherlicianjur. Dalam kondisi emosional, pria itu memohon bantuan karena merasa mengalami tindakan kekerasan serta perlakuan tidak adil dari aparat kepolisian.
"Pak Dedi, tolongin saya, saya korban kekerasan (oknum) anggota polisi, salah tangkap," ujarnya sambil menunjukkan wajah yang lebam, dikutip Selasa, 9 Juni 2025.
Dengan suara bergetar, ia kembali berkata, "Tolongin saya pak Dedi, muka saya rusak pak. Saya mau minta tolong ke siapa lagi, saya tidak berani."
Baca Juga: Kebakaran Kapuk Muara: Pramono Anung Perintahkan Percepatan Pengurusan Dokumen Korban
Unggahan tersebut langsung memicu simpati dari warganet. Banyak yang menyayangkan dugaan tindakan kekerasan oleh aparat dan berharap kasus itu mendapat perhatian dari pihak berwenang.
Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, Polres Cianjur memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di unggahan yang viral tersebut.
Mereka menyebutkan bahwa kasus ini tengah ditangani oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam).
"Terima kasih atas informasinya. Saat ini Polres Cianjur melalui Sipropam Polres Cianjur sudah menindaklanjuti secara tegas permasalahan ini," tulis Polres dalam komentar resminya.
Baca Juga: Ganjar Sindir Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: 'Nasi Gorengnya Masih Utuh'
Lebih lanjut, Polres Cianjur menyampaikan bahwa oknum yang diduga terlibat sudah diperiksa dan ditempatkan secara khusus guna proses penyelidikan lebih lanjut.
"Sudah melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelanggar secara intensif serta sudah menempatkan para terduga pelanggar di penempatan khusus Polres Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," demikian pernyataan resmi dari Polres Cianjur.***
Artikel Terkait
Sri Mulyani Kunjungi Nduga Pakai Rompi Anti Peluru: Sejarah Baru bagi Papua
Ganjar Sindir Soal Pertemuan Prabowo-Megawati: 'Nasi Gorengnya Masih Utuh'
Kebakaran Kapuk Muara: Pramono Anung Perintahkan Percepatan Pengurusan Dokumen Korban
Banyak Jemaah Haji Indonesia Tak Dapat Tenda di Arafah, Ini Penjelasan Kemenag
Gubernur DKI Tinjau Pengungsian Korban Kebakaran Penjaringan, Warga Keluhkan Kebutuhan Tambahan