Kasus Dugaan Korupsi Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem Makarim Siap Kooperatif

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Selasa, 10 Juni 2025 | 21:00 WIB
Mantan Mendikbudristek, Nadeim Makarim.  (lldikti13.kemdikbud.go.id)
Mantan Mendikbudristek, Nadeim Makarim. (lldikti13.kemdikbud.go.id)

Redaksi88.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun yang saat ini tengah ditangani Kejaksaan Agung.

Sebagai informasi, penyelidikan oleh Kejaksaan Agung ini berfokus pada pengadaan perangkat teknologi untuk sektor pendidikan yang berlangsung antara tahun 2019 hingga 2022.

Dalam proses penyidikan, sejumlah staf khusus Nadiem Makarim telah diperiksa oleh tim penyidik.

Baca Juga: Begini Reaksi Warganet setelah Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar dari APBN untuk Timnas Indonesia

Menanggapi hal tersebut, Nadiem menyampaikan pernyataan resminya kepada publik. 

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi dan integritas.

"Saya menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung," ujar Nadiem dalam konferensi pers pada 10 Juni 2025.

Baca Juga: Kakek Tiri di Bengkulu Utara Cabuli Cucu Selama Tiga Tahun, Ditangkap Polisi

Pendiri Gojek itu juga menegaskan kesiapannya untuk memberikan keterangan jika diperlukan dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

"Saya siap bekerja sama dan mendukung aparat penegak hukum dengan memberikan keterangan," lanjutnya.

Nadiem menekankan pentingnya proses hukum yang adil, yang mampu membedakan antara pelaksanaan kebijakan yang dilakukan dengan itikad baik dan potensi penyimpangan dalam implementasinya.

Baca Juga: Viral Bocah 15 Tahun Gowes dari Brebes untuk Temui Dedi Mulyadi: “Sekolah Berhenti karena Tak Ada Uang, Orang Tua Sudah Tak Ada”

"Saya percaya proses hukum yang adil akan dapat memilah antara kebijakan mana yang dijalankan dengan itikad baik dan berpotensi menyimpang," katanya.

Di akhir pernyataannya, Nadiem menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mentolerir praktik korupsi dalam bentuk apapun dan akan terus bersikap kooperatif guna membantu mengungkap kebenaran.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X