MPR Kecam Keras soal Dugaan Penganiayaan yang Tewaskan Prada Lucky Namo, Ingatkan TNI dan Polri Mengusut dengan Adil

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13:44 WIB
Potret Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, turut mendesak TNI dan Polri usut kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo.  (Instagram.com/@hnwahid)
Potret Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, turut mendesak TNI dan Polri usut kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo. (Instagram.com/@hnwahid)

Redaksi88.com – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengecam keras dugaan penganiayaan yang menewaskan Prada Lucky Chepril Saputra Namo.

Politikus yang akrab disapa HNW itu menegaskan, TNI dan Polri seharusnya menjadi teladan sekaligus pengayom bagi masyarakat.

“TNI dan Polisi kita menjadi teladan, bagaimana mereka menghadirkan konsolidasi, menghadirkan, kalau mereka diharap menjadi pengayom masyarakat, menjadi pembela negara, tentulah mereka harus menjadi pengayom di antara mereka sendiri, pembela diantara mereka sendiri,” ujar HNW kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Agustus 2025.

Baca Juga: Meski Kualitas Turun, Mentan Amran Pastikan Beras Premium di Ritel Tetap Aman

HNW juga mengingatkan agar kedua institusi tidak menunjukkan ketidakharmonisan.

“Jangan sampai justru menghadirkan kesan kondisi tidak solid, kondisi saling terjadi, saling mencederai,” tambahnya.

Terkait kasus Prada Lucky, HNW menekankan bahwa proses hukum harus berjalan secara adil dan transparan.

“Karena ini sudah terjadi, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, setransparan mungkin,” ujarnya.

Baca Juga: Arie Untung Kena Tipu di E-Commerce, Beli Sepatu Rp2 Juta Dapat Barang Rp40 Ribu

Ia berharap penegakan hukum tersebut dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

“Bahwa masyarakat percaya hukum ada di Indonesia, masyarakat percaya hukum diberlakukan kepada siapapun dan dengan cara itu mudah-mudahan akan mengembalikan juga soliditas di internal TNI maupun juga di lembaga negeri lainnya,” kata politikus PKS itu.

Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu, 6 Agustus 2025, usai menjalani perawatan intensif di RSUD Aeremo, Kabupaten Nagekeo, NTT. Ia diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh seniornya.

Baca Juga: Akbar Reza Maulana Kembali Persembahkan Emas, Bengkulu Utara Makin Berkilau di Arena Silat Internasional

Ayah Prada Lucky, Sersan Mayor Christian Namo yang juga anggota TNI menuntut agar kasus ini diselesaikan secara adil.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X