Redaksi88.com – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menanggapi mundurnya 143 guru dari Sekolah Rakyat.
Pejabat yang kerap dipangil Gus Ipul itu memastikan kondisi tersebut tidak mempengaruhi jalannya program pendidikan tersebut.
“Untuk ketersediaan guru, Alhamdulillah semua sudah sampai hari ini proses belajar mengajar tidak terganggu, semua, kita monitor,” ujar Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Baca Juga: Tok! Khofifah Atur Ketat Penggunaan Sound Horeg di Jatim, Ini Batas Suara dan Sanksinya
Menurutnya, seluruh guru yang mengundurkan diri telah disiapkan penggantinya.
“Memang ada yang mundur, yang tidak memenuhi panggilan, semuanya sudah disiapkan penggantinya dan Insya Allah akan kita lantik pada tahap kedua,” terangnya.
Gus Ipul menjelaskan, 143 guru tersebut sejatinya sudah lolos seleksi dan diterima, namun tidak hadir saat pemanggilan resmi.
Baca Juga: Kesepakatan Mangkrak, Jepang Desak AS Turunkan Tarif Impor Mobil dan Suku Cadang
Selain itu, ia menilai mundurnya para guru ini tidak berdampak besar karena sekolah yang dimaksud memang belum beroperasi.
“Memang sekolahnya belum beroperasi, sehingga tidak mengganggu, jadi dia belum pernah ngajar sama sekali,” ujarnya.
Terkait alasan pengunduran diri, Gus Ipul hanya memaparkan alasan umum yang disampaikan para guru.
Baca Juga: 3 Prinsip Investasi Abadi Benjamin Graham: Dari Margin of Safety hingga Value Investing
“Pertama mungkin terlalu jauh dari domisilinya, yang kedua mungkin sudah mendapatkan penempatan di daerah, kan di PPPK ya, ya kita hormati,” imbuhnya.
Ia menegaskan tidak mempermasalahkan keputusan tersebut dan tetap menghargainya.
Artikel Terkait
Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek Peningkatan Fasilitas RSUD
Presiden Prabowo Minta Pengusaha Besar Bantu UMKM dan Rakyat Miskin, Tegaskan Kemakmuran Merata
3 Prinsip Investasi Abadi Benjamin Graham: Dari Margin of Safety hingga Value Investing
Kesepakatan Mangkrak, Jepang Desak AS Turunkan Tarif Impor Mobil dan Suku Cadang
Tok! Khofifah Atur Ketat Penggunaan Sound Horeg di Jatim, Ini Batas Suara dan Sanksinya