Prabowo Sentil Ada Pihak yang Anggap Pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta Kini Tak Lagi Relevan

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 16:02 WIB
Presiden Prabowo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 15 Agustus 2025.  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 15 Agustus 2025. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Redaksi88.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan Pidato Kenegaraan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).

Dalam pidato tersebut, Prabowo menyentil adanya pihak yang menganggap pemikiran Soekarno dan Mohammad Hatta tidak lagi relevan masa kini. 

“Saya melihat ada kecenderungan dari sebagian kaum elite Indonesia, sebagian orang-orang yang memandang dirinya paling pinter di Republik ini, mereka memandang bahwa pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta, pemikiran generasi 45 tidak relevan lagi di zaman sekarang, sudah kuno, sudah lawas untuk menghadapi tantangan abad ke-21,” ujar Prabowo dari podium Sidang Tahunan DPR/MPR.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 516 Kg Sabu Lewat E-Commerce dan Media Sosial

Prabowo menegaskan bahwa pemikiran tersebut adalah sesuatu yang keliru. 

Menurutnya, generasi 1945 adalah generasi yang mengalami masa penjajahan dan imperialisme.

“Mereka sadar dan mereka merasakan, melihat bahwa kekayaan Indonesia diangkut ratusan tahun keluar dari Nusantara ini, karena itu mereka menyusun rancang bangun,” katanya.

“Mereka buat dokumen yang tidak terlalu panjang tapi sangat eksplisit menjelaskan bagaimana kita harus laksanakan ekonomi dan demokrasi kita,” tambahnya.

Baca Juga: Bupati Pati Sudewo Kembalikan Uang Dugaan Korupsi DJKA, KPK: Pengembalian Tak Hapus Pidananya

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan menjadi negara kuat jika melaksanakan rancang bangun yang sudah dibuat oleh Bung Karno cs.

Rancang bangun tersebut tidak lain adalah Undang-Undang Dasar 1945, yang menurutnya harus dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa UUD 1945 bukan hanya sekadar slogan, melainkan pedoman yang wajib dilaksanakan demi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Mpok Alpa Meninggal Dunia, Raffi Ahmad dan Sule Tak Menyangka Hinga Kenang Kebaikan Sang Komedian

“Undang Undang Dasar 1945 adalah rancang bangun yang relevan, rancang bangun yang ampuh, rancang bangun yang nyata, dan rancang bangun yang operasional untuk kita gunakan,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X