“Sekolah Rakyat walaupun dilaksanakan oleh Kementerian Sosial itu juga untuk anak-anak di daerah. Sekolah Unggulan Garuda juga sama, dirasakan di berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga: Titiek Soeharto Soroti Beras Setahun Lebih di Gudang Bulog, Minta Pemerintah Tak Menumpuk Stok
Tak hanya di bidang pendidikan dan sosial, sebagian anggaran juga dialokasikan untuk subsidi energi dan kompensasi senilai Rp381,3 triliun, subsidi pupuk, subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga tunjangan profesi guru dan dosen non-PNS sebesar Rp63,5 triliun.
“Di dalam ini juga termasuk tunjangan profesi guru yang bukan merupakan ASN. Mereka mendapatkan Tunjangan Profesi Guru dan Dosen sebanyak Rp63,5 triliun,” jelas Sri Mulyani.
Secara rinci, anggaran Rp1.376,9 triliun itu terbagi ke berbagai program, mulai dari PKH Rp28,7 triliun, PIP dan beasiswa Rp63,6 triliun, Kartu Sembako Rp43,8 triliun, hingga untuk pembangunan infrastruktur.***
Artikel Terkait
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK atas Dugaan Pemerasan Perusahaan Sertifikasi K3
Terjaring OTT KPK, Ini Deretan Fakta Kontroversi Wamenaker Immanuel Ebenezer
Istana Sampaikan Keprihatinan atas Kasus OTT KPK yang Menjerat Wamenaker Immanuel Ebenezer
Titiek Soeharto Soroti Beras Setahun Lebih di Gudang Bulog, Minta Pemerintah Tak Menumpuk Stok
Pantau Truk ODOL, Kemenhub Hapus Jembatan Timbang dan Terapkan Teknologi Mirip ETLE