Tanggul Beton Cilincing Disorot: Nelayan Keluhkan Akses Terhambat, Bos KCN Buka Suara

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Sabtu, 13 September 2025 | 09:20 WIB
Tangkapan layar tanggul beton yang viral usai dikeluhkan nelayan di Cilincing, Jakarta Utara.  (Instagram.com/@cilincinginfo)
Tangkapan layar tanggul beton yang viral usai dikeluhkan nelayan di Cilincing, Jakarta Utara. (Instagram.com/@cilincinginfo)

“Pemerintah tidak keluar uang Rp1 pun dalam proyek ini. Justru proyek ini bisa jadi contoh di daerah lain untuk menggerakkan ekonomi,” katanya.

Menurut Widodo, pembangunan pelabuhan KCN sudah mencapai 70 persen. Pier 1 telah selesai, Pier 2 ditargetkan rampung tahun depan, sementara Pier 3—yang paling banyak disorot karena adanya struktur beton—masih dalam tahap pengerjaan.

Ia menegaskan, KCN memperhatikan keberadaan nelayan setempat. Hingga kini, pihaknya telah mendata 700 nelayan dan lebih dari 1.000 kapal kecil di kawasan Cilincing.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Bicara di Majelis Umum PBB, Kemlu Bocorkan Fokus Pembahasan

“Pertanyaannya, apakah akses nelayan tetap ada? Di gambar rencana sudah disiapkan jalur 800 meter dari Pelindo untuk keluar masuk nelayan. Jadi mereka tetap bisa melintas,” ujar Widodo.

Selain itu, KCN tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyediakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan fasilitas terpadu bagi masyarakat pesisir. Ada pula program penanaman bakau serta solusi terkait jarak melaut yang semakin jauh.

“Memang jarak melaut bertambah. Kami sedang mencari formula agar penghasilan nelayan tidak turun. Minimal ada bantuan agar kehidupan sehari-hari tetap terjaga,” tandas Widodo.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X