“Pemerintah tidak keluar uang Rp1 pun dalam proyek ini. Justru proyek ini bisa jadi contoh di daerah lain untuk menggerakkan ekonomi,” katanya.
Menurut Widodo, pembangunan pelabuhan KCN sudah mencapai 70 persen. Pier 1 telah selesai, Pier 2 ditargetkan rampung tahun depan, sementara Pier 3—yang paling banyak disorot karena adanya struktur beton—masih dalam tahap pengerjaan.
Ia menegaskan, KCN memperhatikan keberadaan nelayan setempat. Hingga kini, pihaknya telah mendata 700 nelayan dan lebih dari 1.000 kapal kecil di kawasan Cilincing.
Baca Juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Bicara di Majelis Umum PBB, Kemlu Bocorkan Fokus Pembahasan
“Pertanyaannya, apakah akses nelayan tetap ada? Di gambar rencana sudah disiapkan jalur 800 meter dari Pelindo untuk keluar masuk nelayan. Jadi mereka tetap bisa melintas,” ujar Widodo.
Selain itu, KCN tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyediakan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan fasilitas terpadu bagi masyarakat pesisir. Ada pula program penanaman bakau serta solusi terkait jarak melaut yang semakin jauh.
“Memang jarak melaut bertambah. Kami sedang mencari formula agar penghasilan nelayan tidak turun. Minimal ada bantuan agar kehidupan sehari-hari tetap terjaga,” tandas Widodo.***
Artikel Terkait
Usulan GNB Disambut Prabowo, Tim Reformasi Kepolisian Segera Dibentuk
Setujui Adanya Pembentukan Tim Investigasi Independen, AHY Sebut Bisa Cegah Misinformasi hingga Teori Konspirasi
Janji Wapres Gibran saat Berdialog dengan Warga Korban Banjir Bali
Presiden Prabowo Dijadwalkan Bicara di Majelis Umum PBB, Kemlu Bocorkan Fokus Pembahasan
Mahfud MD Jelaskan Polemik Ferry Irwandi dan Dansat Siber TNI, Sarankan Kasus Tidak Diperluas
Pesan Chairman Rockefeller ke Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh Pesat Jika Sektor Swasta Lebih Diberdayakan