-
Ajak Kepala BGN Laporan Rutin ke Publik
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu perhatian Purbaya karena serapan anggarannya dinilai rendah.
Ia mengaku akan rutin mengajak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam konferensi pers bulanan.
“Ada yang dikomplain tadi, MBG, penyerapannya rendah, saya tanya temen-temen keuangan gimana monitoringnya dia bilang bagus-bagus aja, tapi ternyata enggak, jelek,” ujar Purbaya.
“Nanti sebulan sekali kita akan jumpa pers dengan kepala BGN, nanti kalau penyerapannya jelek, dia (Kepala BGN, Dadan Hindayana) suruh jelasin ke publik, saya di sebelahnya,” tambahnya.
-
Kebijakan Anggaran Transfer ke Daerah (TKD)
Purbaya juga menyoroti alokasi transfer ke daerah (TKD) dalam RAPBN 2026.
Ia menegaskan skema tersebut tidak akan berlaku lagi, sebagai langkah pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu mengaitkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di daerah dengan pemangkasan TKD.
Sebagai perbandingan, RAPBN 2026 yang disusun era Sri Mulyani menetapkan TKD sebesar Rp650 triliun, turun 29,3 persen dari APBN 2025 yang mencapai Rp919,9 triliun.***
Artikel Terkait
Status Tanggap Darurat Bali sampai 17 September 2025, Prabowo Tinjau Langsung Penanganan Korban Banjir
Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Beri Surat Khusus kepada 5 Menteri yang Terkena Reshuffle
Viral Video Rektor UI Challenge Ajak Wisudawan Kumpulkan Uang di Acara Wisuda: Mari Kita Raih Rp8 Miliar
Viral Video Pasien Meninggal di Tanggamus Saat Ditandu ke Rumah Sakit Akibat Jalan Rusak, Polisi Beri Bantuan kepada Keluarga
Hari Ini, Ribuan Siswa di Padang Jaya Bengkulu Utara Nikmati Program Makan Bergizi Gratis