“Turun apa enggak (tarif cukai), kalau misal enggak turun tapi pasar mereka saya lindungi. Dalam artian yang online-online, yang putih, yang palsu saya larang di sana,” ujar Purbaya.
“Karena gini, enggak fair kadang kita narik ratusan triliun pajak dari rokok, sementara mereka enggak dilindungi. Kita membunuh industri kita, masuk palsu dari luar negeri, di sana kerja, di sini dibunuh,” tambahnya.
Menteri Purbaya yang baru dilantik pada 8 September 2025 menegaskan langkah penertiban akan terus dilanjutkan hingga pasar rokok ilegal benar-benar terkendali.***
Artikel Terkait
Oknum TNI Diduga Pukul Pengemudi Ojol di Pontianak, Korban Alami Patah Hidung
Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema
Empat Negara Barat Akui Palestina, Netanyahu Sebut Tak Berdampak
Mengupas Dugaan Suap Proyek DJKA dan Keterlibatan Nama Bupati Pati Sudewo
Listyo Sigit Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, Sebut Langkah Responsibilitas Institusi
Banyak Nasabah Mengaku Rugi, Begini Kata Mandiri Sekuritas Respons Layanan Aplikasi Growin’ Error