Evaluasi Menyeluruh, Program Tetap Jalan
Kendati gelombang kasus keracunan massal kian meluas dari Jawa hingga Sulawesi, Dadan menegaskan program MBG tidak akan dihentikan dalam waktu dekat.
Kepala BGN itu menyebut, fokus pemerintah kini adalah mencari penyebab keracunan dan melakukan perbaikan sistem manajemen dalam standar kesehatan di setiap dapur MBG.
“Menyikapi munculnya kasus serupa di beberapa wilayah, kami menegaskan komitmen BGN untuk mengusut tuntas penyebabnya dan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” kata Dadan dalam kesempatan yang sama.
Kini, janji evaluasi total yang disampaikan para pejabat BGN akan menjadi catatan penting usai maraknya kasus keracunan massal yang membayangi para siswa di sebagian wilayah Indonesia.***
Artikel Terkait
Janji Paling Hijau PLN di RUPTL 2025–2034: 16 GW Fosil Tetap Dibangun, Transisi Energi Bersih Hanya 'Angka di Atas Kertas'
Ironi Oversupply Listrik: Ketika Ribuan Desa Gelap Gulita, PLN Rugi Triliunan dan Ruang EBT Kian Sempit
Ustaz Khalid Basalamah Paling Tahu Siapa Oknum Kemenag yang Terlibat Korupsi Kuota Haji 2024, Begini Kata KPK
Respons BGN soal Menu Ikan Hiu Diduga Penyebab Keracunan di Kalbar, Sebut Kearifan Lokal dan Tumpang Tindih Kasus Alergi
Ingar Kasus Keracunan Massal, Dapur ‘Ngebul’ MBG Dinilai Bikin Sepi Kantin Sekolah