Radiasi Cs-137 di Cikande: Status Zona Khusus Ditetapkan, 1.500 Lebih Orang Jalani Pemeriksaan

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 11:29 WIB
Pemerintah telah menetapkan kawasan industri modern Cikande sebagai zona khusus dan telah memeriksa kesehatan 1.562 warga terkait radiasi Cs-137.  (Unsplash.com/Kilian Karger)
Pemerintah telah menetapkan kawasan industri modern Cikande sebagai zona khusus dan telah memeriksa kesehatan 1.562 warga terkait radiasi Cs-137. (Unsplash.com/Kilian Karger)

Redaksi88.com – Kawasan industri modern di Cikande, Banten, belakangan ini tengah menjadi sorotan publik setelah ditemukannya material radioaktif Cesium-137 (Cs-137).

Pemerintah menduga sumber pencemaran radiasi tersebut berasal dari aktivitas peleburan logam bekas di PT Peter Metal Technology (PMT). 

Dampaknya, pada Agustus 2025, Amerika Serikat menolak produk udang beku asal Indonesia.

Penetapan status kejadian khusus radiasi disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 30 September 2025 lalu.

Baca Juga: Didepan Petani, Manager PT BBS Resmi Minta Maaf atas Matinya Ikan Budidaya

“Satgas memastikan kontaminasi Cs-137 hanya terjadi di Cikande, tidak pada rantai pasok nasional maupun ekspor,” ujar Zulhas.

“Oleh karena itu, kita hari ini menetapkan Cikande itu sebagai status kejadian khusus radiasi radionuklida Cs-137 agar kita bisa melakukan akselerasi penanganan secara cepat,” imbuhnya.

1.500 Lebih Orang Telah Diperiksa

Sejak kawasan tersebut ditetapkan sebagai zona radiasi, lebih dari 1.500 pekerja dan warga sekitar telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, dari total 1.562 orang yang diperiksa, sembilan orang terindikasi positif terpapar radiasi internal berdasarkan hasil pemeriksaan whole body counter (WBC).

Baca Juga: Tragedi Desa Sido Mukti, Ratusan Juta Melayang Akibat Ikan Tercemar Limbah Sawit

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan kondisi kesembilan orang tersebut saat ini stabil. 

Mereka telah diberikan obat khusus Prussian Blue serta mendapat perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta.

“Edukasi dan komunikasi risiko kepada masyarakat agar tetap tenang namun waspada terus dilakukan. Pemeriksaan juga akan diperluas menunggu hasil pemetaan dari BAPETEN dan BRIN,” jelas Aji dalam keterangan resmi pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Penanganan Berlapis

Aji menjelaskan, penanganan kasus paparan Cs-137 dilakukan dengan sistem deteksi berlapis. 

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X