Redaksi88.com, Bali, 17 Oktober 2025 – Indonesia Financial Group (IFG) bersama Bahana TCW Investment Management, yang merupakan anggota holding berfokus pada pengelolaan investasi institusional, mendorong peningkatan tata kelola investasi serta manajemen risiko di sektor asuransi melalui partisipasi aktif dalam CFO Forum – AAUI Bali Rendezvous 2025.
Forum yang dihadiri para direktur keuangan perusahaan asuransi nasional dan internasional ini menjadi ajang penting untuk membahas strategi investasi berbasis risiko di tengah perubahan regulasi dan standar akuntansi.
Dalam kesempatan tersebut, Bahana TCW memaparkan materi berjudul “Integrating PSAK 117 with Investment Strategies: Opportunities and Challenges.”
Paparan tersebut menyoroti perubahan mendasar dalam pengelolaan investasi asuransi akibat penerapan PSAK 117, yang kini menuntut pendekatan berbasis pasar (market-consistent) dan berlandaskan prinsip (principle-based) melalui penguatan Asset-Liability Management (ALM) dan liability-driven investment (LDI).
“PSAK 117 tidak hanya mengubah proses pencatatan secara akuntansi, tetapi juga mengubah cara pandang perusahaan dalam mengelola investasi dan risiko keuangan secara menyeluruh,” ujar Novi Imelda, Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bahana TCW Investment Management.
“Pendekatan ini menuntut sinergi lebih erat antara aktuaria dan manajer investasi agar aset dan kewajiban dapat dikelola secara seimbang dan berkelanjutan,” tambahnya.
Baca Juga: Jejak Oktober dalam Perjuangan Nabi: Tafsir Mbah Moen atas Awal Kebangkitan di Madinah
Dorong Tata Kelola Investasi yang Transparan dan Berintegritas
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan agenda strategis IFG dalam membangun ekosistem investasi yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada manajemen risiko.
“Transformasi PSAK 117 menjadi momentum penting bagi IFG untuk memperkuat praktik manajemen investasi yang prudent, berbasis risiko, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik,” ujarnya.
Melalui partisipasi dalam CFO Forum AAUI 2025, IFG dan Bahana TCW menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam memperkuat industri jasa keuangan nasional agar semakin tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan di bawah naungan Danantara Indonesia.***
Artikel Terkait
Melihat Kembali Rencana Pencampuran Etanol: Transisi Energi di Persimpangan Teknologi dan Kesiapan
OJK Ungkap Fakta Kasus Penipuan Digital: Indonesia Catat Kerugian Rp7 Triliun, Tertinggi di Dunia
Kasus Korupsi Minyak Riza Chalid: Kejagung Sita Tanah di Jakarta Selatan hingga Aset Mewah Lainnya
Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan: Pemerintah Lakukan Kajian, Nilai Tunggakan Capai Rp10 Triliun
Prabowo Sebut Bangsa Indonesia Terlalu Baik dan Ingatkan Generasi Muda agar Tidak Terlalu Lugu dan Mudah Dibohongi