Redaksi88.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menyoroti polemik keberadaan jaringan minimarket besar seperti Alfamart dan Indomaret yang dinilainya kerap menyulitkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, dominasi dua raksasa ritel tersebut sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan karena berpotensi mematikan sektor UMKM di berbagai daerah.
“Ritel-ritel raksasa yang masuk ke kampung-kampung kita membunuh ekonomi rakyat termasuk para pelaku UMKM,” kata Cak Imin di Jakarta, pada Selasa, 28 Oktober 2025.
Baca Juga: Viral Lift Kaca Dinilai Merusak Keindahan Pantai Kelingking, Bukti Carut-marut TRAP di Bali?
“Gurita itu bernama Indomaret dan Alfamart yang membawa ancaman dan bahaya bagi tumbuhnya usaha kecil,” sebutnya.
Fenomena ini dinilai sebagai bentuk ketimpangan ekonomi yang semakin lebar di tingkat akar rumput.
Terlebih, Menko PM menyoroti banyak pelaku usaha kecil di desa-desa kini mengaku kewalahan menghadapi persaingan dengan jaringan ritel modern yang memiliki modal besar, sistem distribusi kuat, dan harga jual yang lebih murah. Begini katanya.
Gurita Bisnis Minimarket dan Kewalahan Daerah
Cak Imin menilai, banyak kepala daerah yang menyampaikan keluhan serupa.
Para bupati disebutnya menyaksikan langsung bagaimana ekspansi ritel modern menekan ruang gerak ekonomi warga lokal.
Baca Juga: Viral Mahasiswi UNS Penerima KIP Dugem di Klub Malam, Bantuan Dicabut hingga Konseling 6 Bulan
Beberapa pemerintah daerah bahkan terpaksa membuat peraturan khusus untuk membatasi perluasan jaringan minimarket di kawasan pedesaan.
“Bupati banyak yang membuat perda untuk mengantisipasi gurita besar dari hilir ke hulu produsen sampai ke distribusi,” tutur Cak Imin.
“Pemerintah daerah kewalahan menghadapi ekspansi ritel modern yang merepotkan UMKM kita,” tambahnya.
Kehadiran jaringan minimarket di tingkat desa membuat banyak warung tradisional kehilangan pelanggan.
Artikel Terkait
Saat Menkeu Purbaya dan Gaya Ceplas-Ceplos yang Pikat Publik, Dinilai Bikin 'Baku Tikam' Pejabat Lain
Usai Menag Sebut Isu Pelecehan di Ponpes Terlalu Dibesar-besarkan, Akankah Kurikulum Anti Pencabulan Jadi Solusi?
Begini Respons Menkeu Purbaya Saat Jokowi Sebut Whoosh Tak Hanya Mengejar Laba
Sindiran Bahlil ke SPBU Swasta soal Polemik Bensin Campuran Etanol: Jangan Memaksakan Kehendak
Viral Lift Kaca Dinilai Merusak Keindahan Pantai Kelingking, Bukti Carut-marut TRAP di Bali?