"Kami Prabowo-Gibran merencanakan ada 'dana abadi budaya', untuk memberi dorongan dukungan untuk semua aktor-aktor pelaku budaya kita di semua bidang. Ini adalah mutlak bagi kita," tegas Prabowo di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Minggu, 4 Februari 2024 lalu.
Berdasarkan penelusuran tim, ternyata pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah mempunyai dana abadi budaya.
Hal itu telah diatur berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan.
Dana abadi budaya itu diakumulasikan dalam bentuk dana abadi yang hasil kelolanya digunakan untuk mendukung kegiatan terkait kemajuan budaya di Indonesia.
Kemenkeu: Dana Abadi Budaya 2023 Mencapai Rp5 Triliun
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap, total dana abadi budaya pada tahun 2023 mencapai angka Rp5 triliun.
Kala itu, Menkeu Sri Mulyani mengatakan pembentukan dana abadi budaya bertujuan untuk mendukung seluruh ide kreatif di bidang seni budaya.
"Saya dengan bangga menyampaikan bahwa janji Bapak Presiden (Jokowi) sudah terpenuhi," kata Sri Mulyani dalam keterangan resmi Kemenkeu RI, pada Senin, 5 Februari 2024 lalu.
Menkeu RI itu juga menjelaskan, pembentukan dana abadi itu untuk mendukung ide-ide kreatif yang lahir dari para seniman di Indonesia.
"Jadi membentuk dana abadi untuk seluruh pelaku seni (seniman) dan seluruh ide-ide kreatif untuk berbagai seni budaya yang sudah dibentuk sesuai dengan janji Bapak Presiden (Jokowi)," tegasnya.
Sri Mulyani juga menyebut, dana abadi budaya itu dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Dalam prosesnya, LPDP bertindak sebagai pengelola keuangan dan penyalur dana kepada penerima manfaat.
Sri Mulyani juga mengharapkan dana abadi budaya itu dapat mendorong kemajuan kebudayaan yang berkelanjutan.
"Kita berharap, melalui pendanaan ini akan memperluas akses masyarakat pada sumber pendanaan, memperkuat keterlibatan publik dalam ekosistem pemajuan kebudayaan yang berkelanjutan," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Dua Tahun 'Makan Gaji' Oknum Kadun di Bengkulu Utara Diduga Mangkir Tugas
Rawan! Saldo M Banking Milik Nasabah Bank Sumut di Serdang Bedagai Raib Puluhan Juta
2 Bulan Menjabat, Seorang Anggota DPRD Solo Terjerat Kasus Korupsi Dana Hibah Atlet Difabel
Mengintip Kabinet Baru Prabowo-Gibran, Ini Dia Daftar Menteri yang Diprediksi Menjabat
Soal Kadun Mangkir dari Tupoksinya, Camat Air Besi Sebut Belum Mengetahui