Untuk itu, masyarakat yang terdampak hujan abu disarankan menggunakan masker atau penutup hidung-mulut guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.
Koordinasi untuk Keselamatan Bersama
Dalam menghadapi erupsi ini, Pemda setempat bekerja sama erat dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, serta dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung.
Kolaborasi ini juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur dan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) setempat.
Baca Juga: Kebahagiaan Petani Merauke Temani Prabowo Kemudikan Harvester, Sampai Merinding
Guna memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat bisa menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau PVMBG di Bandung melalui nomor telepon 022-7272606.***
Artikel Terkait
Kebahagiaan Petani Merauke Temani Prabowo Kemudikan Harvester, Sampai Merinding
Revitalisasi Drainase Way Panji, Lampung Selatan, Solusi Strategis Atasi Genangan dan Tingkatkan Infrastruktur Jalan
Konflik Batas PT Argricinal dengan Lima Desa Tak Kunjung Tuntas, Warga Desak Solusi Konkret
Pemkab Bengkulu Utara Berikan PT Agricinal Tenggat Sepekan untuk Buktikan Batas HGU
Konflik Agraria Kian Memanas, Warga Lima Desa Bengkulu Utara Tuntut Kejelasan PT Agricinal
Audiensi Polemik HGU Memuncak: BPN Hadir, PT Agricinal Mangkir, Masyarakat Terusik