Kado Sehat dari Negara: Tahun 2025 Skrining Gratis di Hari Ulang Tahun, Demi Generasi Sehat dan Tangguh

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 5 November 2024 | 12:51 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.  (Instagram.com/bgsadikin)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (Instagram.com/bgsadikin)

REDAKSI88.COM, JAKARTA- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) tengah menyiapkan sebuah program skrining kesehatan gratis untuk seluruh warga Indonesia, yang dapat dinikmati setiap hari ulang tahun mereka mulai tahun 2025. 

Program inovatif ini tak hanya menjadi hadiah simbolis dari negara, tetapi juga sebuah upaya konkret dalam memperkuat deteksi dini dan pencegahan berbagai penyakit di seluruh lapisan usia.

"Skrining ini adalah hadiah ulang tahun dari negara kepada masyarakat, dilakukan setiap hari ulang tahun untuk memastikan kesehatan terpantau secara dini," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (31/10).

Baca Juga: Anggota Dewan Berang, PT Agricinal Dinilai Tunjukkan Sikap Melawan Pemerintah Daerah Bengkulu Utara

Program skrining ulang tahun ini memiliki cakupan yang berbeda dari skrining Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang umumnya meliputi deteksi terhadap 14 jenis penyakit. 

Skrining ulang tahun ini dirancang secara spesifik untuk berbagai penyakit yang relevan dengan kategori usia, guna meningkatkan akurasi deteksi dini serta mengurangi risiko kematian dan kecacatan yang dapat dicegah.

Baca Juga: Geramnya Wakil Rakyat, Mufti Anam Tuntut Blokir iPhone Akibat Permintaan Tax Holiday 50 Tahun

Kategori Skrining Berdasarkan Golongan Usia

Balita: Ditujukan untuk mendeteksi penyakit bawaan lahir, seperti hipotiroid kongenital. 

Deteksi dini terhadap penyakit ini memungkinkan penanganan yang lebih cepat, sehingga risiko kematian atau kecacatan dapat diminimalkan.

Remaja (di bawah 18 tahun): Fokus pada deteksi obesitas, diabetes, serta kesehatan gigi. 

Skrining ini penting untuk mendeteksi masalah kesehatan yang sering muncul pada usia anak hingga remaja.

Baca Juga: Skandal Suap, Ibunda Ronald Tannur jadi Tersangka Kejagung

Dewasa: Mengedepankan deteksi dini kanker, termasuk kanker payudara dan serviks, yang merupakan penyebab kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia, serta kanker prostat bagi laki-laki.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Kemenkes RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X