Menpar Selidiki Lonjakan Tarif Wisata dan Drone, Beban Baru atau Investasi Berkelanjutan?

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 5 November 2024 | 13:08 WIB
Menpar Selidiki Lonjakan Tarif Wisata dan Drone, Beban Baru atau Investasi Berkelanjutan? (Instagram.com/widi.wardhana)
Menpar Selidiki Lonjakan Tarif Wisata dan Drone, Beban Baru atau Investasi Berkelanjutan? (Instagram.com/widi.wardhana)

Dengan statusnya sebagai lokasi wisata favorit, kawasan ini seringkali dipilih untuk wisata petualangan, fotografi alam, dan produksi konten visual. 

Namun, dengan biaya yang melonjak, muncul kekhawatiran bahwa daya tarik kawasan-kawasan ini bagi wisatawan, terutama wisatawan lokal, dapat menurun.

Menurut informasi awal, kenaikan tarif ini dirancang sebagai langkah untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata guna mendukung pemeliharaan dan pelestarian kawasan konservasi. 

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Ini Imbauan Kepada Masyarakat Terdampak

Namun, muncul juga spekulasi bahwa kebijakan ini merupakan upaya pemerintah untuk mengontrol dampak pariwisata massal yang seringkali membawa ancaman pada ekosistem lokal, seperti kerusakan flora dan fauna serta polusi dari kegiatan wisata yang tidak terkendali. 

Meski begitu, kebijakan ini tidak lepas dari kontroversi, terutama bagi para pelaku industri dan wisatawan yang merasa bahwa kebijakan ini terlalu memberatkan dan bahkan dapat memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung.

Widiyanti Putri menyatakan bahwa sebagai langkah pertama, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup untuk membahas kebijakan ini secara komprehensif. 

Baca Juga: Audiensi Polemik HGU Memuncak: BPN Hadir, PT Agricinal Mangkir, Masyarakat Terusik

Dalam waktu dekat, diharapkan akan ada evaluasi menyeluruh terkait penerapan tarif baru, termasuk kemungkinan untuk melakukan penyesuaian agar tidak menghambat minat wisatawan, terutama wisatawan lokal, untuk menikmati kekayaan alam Indonesia. 

Selain itu, diharapkan juga akan ada perumusan kebijakan yang lebih bijaksana, mengutamakan aspek kelestarian tanpa memberatkan wisatawan maupun pelaku industri kreatif yang bergantung pada akses ke kawasan wisata untuk menghasilkan karya.***

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Sumber: Berbagai Sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X