Cerita Unik Pemerintah Daerah Terapkan Program Makan Bergizi Gratis, Dari Katering Hingga Menu Ikan Kaleng di Jayapura

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 6 Januari 2025 | 15:08 WIB
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi (tengah) bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian RI. (Instagram.com/@budiariesetiadi)
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi (tengah) bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian RI. (Instagram.com/@budiariesetiadi)

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Sudah Mulai Diterapkan di 26 Provinsi, Begini Cara Daftar Mitra dan Penerima Manfaat

Seperti Pemda DKI Jakarta yang berkoordinasi secara intensif dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyalurkan MBG, hingga Pemda Jayapura yang menyediakan menu khusus untuk anak sekolah. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Makan Gratis untuk 12 Ribu Siswa DKI Jakarta

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sarjoko mengungkap 4 titik SPPG akan menyalurkan makan bergizi gratis untuk 12.054 siswa di seluruh jenjang pendidikan di Jakarta.

"Di awal Januari ini sementara ada 4 titik SPPG yang sudah siap, yakni SPPG Halim, SPPG Susukan Ciracas, SPPG Palmerah, dan SPPG Pulo Gebang Cakung," sebut Sarjoko kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2024.

Sarjoko menyoroti program MBG ini untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah DKI Jakarta.

Kepala Disdik DKI Jakarta itu menegaskan pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan semua SPPG di wilayahnya.

"Kami berkoordinasi intensif dengan semua SPPG yang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional untuk memastikan pelaksanaan MBG di Jakarta berjalan lancar," tegas Sarjoko.

Sistem Cost Sharing di Palembang

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Disdik Palembang, Adrianus Amri menuturkan pihaknya telah menyiapkan mekanisme tertentu untuk program MBG bagi siswa di sekolah.

"Untuk pelaksanaannya Januari ini, untuk waktu tepatnya masih dalam pembahasan," tutur Amri kepada wartawan di Palembang, pada Jumat, 3 Januari 2025.

Amri menyoroti program MBG di Palembang menerapkan tiga pola kerja sama, yakni memanfaatkan jasa boga atau katering, kerja sama TNI/Polri, dan sinergi pemerintah bersama swasta.

Kepala Disdik Palembang itu menyebut konsep anggaran cost sharing atau praktik berbagi biaya.

"Konsep anggaran cost sharing dan berbagi wilayah, hal ini memang kewajiban daerah dan instruksi dari pusat," sebut Amri.

Amri juga mengungkap jika program MBG yang berlangsung mengalami kekurangan anggaran, maka Pemerintah Kota (Pemkot) akan menyiapkan anggaran dari Dana Tidak Terduga (DTT).

Pembagian makan bergizi di Palembang itu dilakukan setiap hari jam masuk sekolah, yakni Senin-Jumat untuk satu kali makan.

Amri menjelaskan, setiap sajian bernilai Rp10 ribu dan sudah sesuai takaran dengan menu lengkap dan seimbang.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X