Serupa Namun Tak Sama, Pedagang Es Teh Dipuji, Penjual Telur Gulung Dicibir Akibat Harga Tinggi

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Selasa, 28 Januari 2025 | 18:03 WIB
Potret momen Gus Miftah mengolok pedagang es teh di Magelang (kiri) dan pedagang asongan yang viral karena ngepruk harga di Solo (kanan). (X.com/@TheFemaleNeeds - Instagram.com/@mlampahsolo)
Potret momen Gus Miftah mengolok pedagang es teh di Magelang (kiri) dan pedagang asongan yang viral karena ngepruk harga di Solo (kanan). (X.com/@TheFemaleNeeds - Instagram.com/@mlampahsolo)

REDAKSI88.com, Solo– Media sosial ramai memperbincangkan interaksi Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, dengan pedagang telur gulung di Grebeg Sudiro, Solo, Jawa Tengah.

Kejadian ini viral lantaran pedagang tersebut mematok harga tinggi setelah Teguh mencoba melariskan dagangannya di acara yang digelar pada 27 Januari 2025.

Dalam video yang beredar di akun Instagram @mlampahsolo, telur gulung dijual dalam cangkir plastik, dengan tiga tusuk per gelas, langsung habis terjual.

Baca Juga: Sejarah Perayaan Imlek yang Hanya Ada di Indonesia Akibat Diskriminasi

Namun, setelah menerima uang dari Teguh sebesar Rp200 ribu, pedagang itu menolak, menganggap nominal tersebut kurang sesuai harga dagangannya.

Pedagang tersebut menyebut harga total dagangannya adalah Rp800 ribu untuk 80 tusuk, menolak uang Rp200 ribu dari Wali Kota Solo.

"Rp800 ribu semuanya. Ini 80 biji bos, diitung dulu," ujar pedagang kepada Teguh dalam video viral yang menjadi perhatian publik.

Baca Juga: Tegak Lurus, PWI Bengkulu Tetap Solid Satu Komando, Hadiri HPN Kalsel

Tak berhenti di situ, pedagang asongan ini bahkan naik ke panggung acara untuk meminta kekurangan pembayaran dari Wali Kota Solo.

Aksi tersebut memicu sorakan dari pembawa acara dan penonton, mempertanyakan kebenaran harga Rp800 ribu yang diminta pedagang.

Teguh Prakosa, Wali Kota Solo, mengaku pasrah menghadapi situasi ini. Niat awalnya hanya ingin membantu melariskan dagangan pedagang tersebut.

Baca Juga: Supir Angkutan Batu Bara Keluhkan Pungli oleh Oknum Satpam PT CDE di Bengkulu Utara

"Ya, sudah tidak apa-apa. Mau bagaimana lagi, kami niatnya cuma mau melariskan," tutur Teguh saat ditemui di Swiss-Belhotel Solo.

Namun, tindakan pedagang asongan ini menuai kritikan dari warganet yang menilai dia tidak bersyukur atas niat baik Wali Kota Solo.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X