Modifikasi Cuaca Dilakukan di Jawa Tengah untuk Mengurangi Intensitas Hujan, Inilah Beberapa Wilayah yang juga Lakukan Hal Serupa

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Jumat, 31 Januari 2025 | 17:15 WIB
Ilustrasi beberapa wilayah cegah banjir dengan modifikasi cuaca. (Istimewa)
Ilustrasi beberapa wilayah cegah banjir dengan modifikasi cuaca. (Istimewa)

REDAKSI88.com - Wilayah Jawa Tengah mengalami hujan deras dan cuaca ekstrem sejak 29 Januari 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ahmad Yani telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi ini, yang diperkirakan akan berlangsung hingga 31 Januari 2025.

Menyikapi potensi dampak dari cuaca ekstrem tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengajukan dukungan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 29 hingga 31 Januari 2025.

Dalam pelaksanaannya, pesawat Cessna digunakan untuk menaburkan garam di wilayah Laut Jawa, dengan tujuan mengurangi intensitas hujan di daratan Jawa Tengah.

Baca Juga: Perdes TPR Desa Air Sebayur Cacat Hukum, Menanti Aksi Saber Pungli, Menindak ataukah Melegalkan?

Strategi ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan awan Cumulonimbus, yang berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Jika kondisi cuaca belum stabil, operasi bisa diperpanjang hingga Februari.

Berdasarkan laporan BPBD, dalam kurun waktu Rabu malam pukul 19.00 WIB hingga Kamis pagi pukul 07.00 WIB, tercatat 21 kejadian bencana di sembilan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Bencana tersebut meliputi, tanah longsor, banjir, angin kencang dan pohon tumbang.

Selain Jawa Tengah, beberapa wilayah lain juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi risiko banjir akibat hujan lebat.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Hari Ini: Waspada di Karier, Jaga Kesehatan, dan Perhatikan Hubungan Pribadi

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menyatakan bahwa meski belum dilakukan OMC, pihaknya telah memetakan wilayah prioritas jika operasi ini diperlukan.

"Kalau berdasarkan data BMKG, hari ini hujan sedang-lebat. Hari ini kami masih belum melakukan OMC, tapi ke depan, kami sudah petakan untuk melakukan OMC apabila dipandang perlu," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis, 30 Januari 2025.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X