Contoh konsep desa tematik yang direncanakan antara lain, kampung cabai untuk daerah yang unggul dalam produksi cabai, dan kampung Ikan Gabus bagi desa dengan potensi perikanan darat.
"Semua desa harus punya potensi masing-masing untuk dimajukan, bahkan untuk ekspor," tambah Ahmad Riza.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menekankan bahwa MBG juga menjadi sarana menunjukkan potensi pangan daerah.
Baca Juga: Kesaksian Berseberangan, Pengakuan Pelaku Pembacokan di Lembah Duri Bertentangan dengan Istri Korban
Ia mencontohkan bahwa di beberapa daerah yang terbiasa mengonsumsi belalang atau ulat sagu, protein dari sumber ini bisa dijadikan bagian dari menu lokal MBG.
Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada standar menu nasional dalam MBG, melainkan standar komposisi gizi yang dapat disesuaikan dengan sumber daya dan kebiasaan makan setempat.
"Yang banyak ikan, ikan lah yang mayoritas, seperti itu," jelas Dadan.
Dengan keterlibatan desa dalam MBG, diharapkan program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat tetapi juga mempercepat pembangunan ekonomi desa dalam lima tahun ke depan.***
Artikel Terkait
Google Sempat Salah Tampilkan Kurs Dolar AS ke Rupiah, Penyebab dan Dampaknya Terungkap
Terungkap! Pinjaman Online dan Dugaan Kerugian Ratusan Miliar di Anak Usaha Indofarma
Kesaksian Berseberangan, Pengakuan Pelaku Pembacokan di Lembah Duri Bertentangan dengan Istri Korban
Retret Kepala Daerah Akan Pakai APBN, Bukan Dana Pribadi Presiden Prabowo
Tukin Dosen ASN 2020 dan 2024 Tak Cair, Ini Penjelasan Pemerintah
Pejabat Imigrasi Bandara Soetta Dicopot Imbas 44 Kasus Pemerasan