Google Sempat Salah Tampilkan Kurs Dolar AS ke Rupiah, Penyebab dan Dampaknya Terungkap

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Minggu, 2 Februari 2025 | 10:47 WIB
Google salah update kurs dollar ke rupiah pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam.  (x.com/harrysofian)
Google salah update kurs dollar ke rupiah pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam. (x.com/harrysofian)

REDAKSI88.com, JAKARTA- Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh informasi Currency Converter tentang nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang tiba-tiba anjlok hingga Rp8.170,65 di hasil pencarian Google pada tanggal 1 Februari 2025.

Kejadian ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet platform X, yang berspekulasi bahwa ada kesalahan teknis pada mesin pencari raksasa tersebut.

Bahkan, beberapa ahli keuangan menyebutnya sebagai "error" dari Google.

Klarifikasi dari Google

Menanggapi kehebohan yang terjadi, pihak Google akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Mereka membenarkan adanya kesalahan dalam menampilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Google Search.

"Kami menyadari adanya masalah yang mempengaruhi informasi nilai tukar Rupiah (IDR) di Google Search. Data konversi mata uang berasal dari sumber pihak ketiga," ujar perwakilan Google dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 1 Februari 2025.

Google menjelaskan bahwa setelah menerima laporan mengenai ketidakakuratan data tersebut, mereka segera menghubungi penyedia data untuk melakukan perbaikan secepatnya.

"Ketika kami mengetahui ketidakakuratan, kami menghubungi penyedia data untuk memperbaiki kesalahan secepat mungkin," lanjutnya.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Bengkulu Utara Berhasil Diringkus, Motif Masih Misteri

Ketidaktepatan Nilai Tukar yang Tampil

Pada Sabtu sore, Google menampilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp8.170,65, jauh dari nilai tukar yang sebenarnya.

Kesalahan ini juga berdampak pada nilai tukar rupiah terhadap mata uang lainnya, seperti Euro, yang tercatat Rp8.348,50, bukan Rp16.889 seperti yang seharusnya.

Bank Indonesia (BI) pun turut memberikan klarifikasi terkait hal ini. Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa informasi kurs yang ditampilkan di Google adalah tidak benar.

"Level nilai tukar USD/IDR Rp8.100-an sebagaimana yang ada di Google bukan merupakan level yang seharusnya. Data Bank Indonesia mencatat kurs Rp16.312 per dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025," ujar Denny kepada awak media, Sabtu, 1 Februari 2025.

Baca Juga: SPMB 2025 Gunakan Sistem Rayon, Siswa Bisa Daftar ke Sekolah di Provinsi Lain

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X