REDAKSI88.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengadakan makan siang bersama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/2).
Kedatangan Jusuf Kalla di Istana disambut langsung oleh Prabowo dengan hangat sebelum mereka membahas berbagai isu strategis nasional.
"Habis makan baru kita bicara serius," ujar Prabowo membuka percakapan dalam pertemuan tersebut di hadapan para tamu undangan.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk bertukar pikiran mengenai strategi terbaik dalam penyerapan gabah.
"Ya Pak JK (Jusuf Kalla) memberi masukan, karena beliau banyak pengalaman," kata Amran, menyoroti peran penting Jusuf Kalla.
Menurut Amran, Jusuf Kalla berbagi wawasan tentang revolusi hijau dan program Bimas yang pernah sukses diterapkan sebelumnya.
Selain membahas gabah, diskusi juga berfokus pada kesiapan stok pangan menjelang Ramadhan agar ketersediaannya tetap terjamin.
"Yang kedua adalah persiapan menghadapi Ramadhan. Kita menjaga agar pasokan pangan, minyak goreng, kemudian daging, beras Insya Allah aman," ujar Amran.
Amran menegaskan bahwa stok pangan nasional mencukupi, dengan dua juta ton cadangan beras di Bulog yang siap digunakan.
Baca Juga: Wapres Gibran Pantau Langsung Program MBG di Depok, Anak-anak Lahap Menyantap Menu Hari Ini
"Kami yakin menghadapi bulan suci Ramadan nanti, kami yakin pangan relatif stabil," tambahnya dalam pernyataan optimis kepada media.
Selain Jusuf Kalla, makan siang ini juga dihadiri Mensesneg Prasetyo Hadi, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Artikel Terkait
Momen Haru Prabowo Mengintip Siswa SD dari Jendela, Ucapan Terima Kasih Anak Sekolah yang Menyentuh
Kisruh Gas Elpiji 3 Kg, Respons Menteri Bahlil Saat Menghadap Prabowo dan Arahan Terbaru Presiden untuk Pengecer
Wapres Gibran Pantau Langsung Program MBG di Depok, Anak-anak Lahap Menyantap Menu Hari Ini
4 Fakta Terkini Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Termasuk Kondisi 19 Korban yang Dilarikan ke RSUD Ciawi
Pilu Istri yang Selamat dari Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi: "Suami Saya Sempat Keluar dari Mobil untuk Datangi Petugas E-Toll"
Anggaran Kemenag Dipotong Rp14 Triliun, Menag Nasaruddin Umar Cari Solusi agar Program Tetap Berjalan