nasional

Polri Bentuk Tim Khusus dan Buka Posko Pengaduan untuk Korban Dugaan Pelecehan Dokter Kandungan di Garut

Selasa, 15 April 2025 | 22:39 WIB
Polres Garut dan Polda Jawa Barat buka posko pengaduan. (Freepik/serhii_bobyk)

REDAKSI88.com  – Kepolisian semakin serius menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh dokter kandungan di Garut, Jawa Barat. 

Selain membentuk tim khusus, aparat juga membuka posko pengaduan untuk memfasilitasi korban lain yang mungkin mengalami perlakuan serupa.

Kasus ini mencuat setelah beredar rekaman CCTV yang menunjukkan momen pemeriksaan USG oleh dokter kandungan tersebut. 

Dalam video yang viral, terlihat jelas dokter tersebut memegang alat USG dengan tangan kanan, sementara tangan kirinya menyentuh area dada pasien secara tidak wajar.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Desak IDI Cabut Izin Praktik Dokter Kandungan Terduga Pelecehan Seksual di Garut: Berikan Sanksi Tegas!

Sejak video tersebut diunggah dan diviralkan oleh dokter sekaligus influencer kesehatan, Mirza Mangku Anom, sejumlah korban mulai berani mengungkapkan pengalaman serupa.

Melalui Instagram Story pada Senin malam (14/4/2025), dokter Mirza membagikan sejumlah tangkapan layar percakapan dengan netizen yang mengaku menjadi korban.

Salah satu pesan mengungkapkan modus operandi dokter dengan iming-iming pemeriksaan gratis.

"2023 kejadian saya waktu itu ke bidan, kebetulan ada dokter Spesialis Obgyn-nya dia,”  tulis pesan dari netizen tersebut di Instagram Story pada Senin, 14 April 2025.

“Dari awal udah aneh, mungkin karena saya nggak di samping suami, dia minta WhatsApp ngajak jalan ini itu,” tambahnya.

Baca Juga: Kemenkes Tegas Tangani Dokter Kandungan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Garut, STR Akan Dinonaktifkan Sementara

“Dia iming-iming, 'Udah, kamu cek ke klinik saya, nggak usah bayar,' kliniknya deket alun-alun," sambungnya.

Pada unggahan lainnya, dokter Mirza mengungkapkan tangkapan layar tentang dokter kandungan tersebut menjanjikan USG 4D gratis.

Selain itu, ada korban yang mengaku p*yud*ranya diremas oleh dokter MSF saat akan melakukan persalinan dengan alasan mempercepat proses kelahiran bayi.

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB