Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil.
"Kita membuka posko pengaduan di Polres Garut dan Polda Jabar, sekaligus membentuk tim khusus untuk penanganan kasus ini,” kata Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang kepada wartawan di Garut pada Selasa, 15 April 2025.
“Dari pemeriksaan CCTV, TKP berada di Klinik Karya Karsa Kabupaten Garut. Salah satu dokter berinisial MF diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasiennya," terangnya.
Baca Juga: Krisis Logistik Teratasi! TNI Kawal Kiriman Sembako ke Pulau Enggano Usai Sebulan Terisolasi
Fajar menambahkan bahwa penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung untuk memperkuat penyelidikan.
Pembukaan posko pengaduan diharapkan dapat memudahkan korban lain untuk melapor tanpa rasa takut.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini dapat menghubungi posko pengaduan di Polres Garut atau Polda Jawa Barat.
Kasus ini semakin mendapat sorotan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendesak IDI untuk mencabut izin praktik dokter tersebut jika terbukti bersalah.
Sementara itu, Kemenkes telah menonaktifkan sementara STR dokter yang bersangkutan.***
Artikel Terkait
Praktik Mengerikan di Balik Iming-iming USG 4D Gratis oleh Oknum Dokter di Garut
Pererat Tali Silaturahmi, Promedia Teknologi Indonesia Gelar Acara Halal Bihalal Idul Fitri 2025
Bupati Lampung Selatan Tugaskan Camat Palas Jadi Pendidik Usai Viralnya Jalan Kolam Lele
Krisis Logistik Teratasi! TNI Kawal Kiriman Sembako ke Pulau Enggano Usai Sebulan Terisolasi
Kemenkes Tegas Tangani Dokter Kandungan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Garut, STR Akan Dinonaktifkan Sementara
Dedi Mulyadi Desak IDI Cabut Izin Praktik Dokter Kandungan Terduga Pelecehan Seksual di Garut: "Berikan Sanksi Tegas!"